Caleg PKB Jadi Korban Tsunami Banten, Cak Imin Ucapkan Belasungkawa

0
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar

JAKARTA (Suara Karya): Peristiwa tsunami yang menerjang Selat Sunda, Sabtu (23/12/2018), telah meninggalkan duka mendalam bagi rakyat Banten dan Lampung.

Atas peristiwa tersebut, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal, termasuk kepada kader PKB, Herman Sikumbang (anggota personel grup Band Seventeen) yang terseret tsunami saat manggung dalam acara dalam acara gathering PLN di Anyer.

Herman merupakan calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari PKB untuk daerah pemilihan (dapil) Maluku Utara.

“Saya keluarga besar PKB sangat kehilangan kader yang militan dan tangguh. Kader yang baik dan sabar ini telah mendahului kita. Kita doakan semoga istri dan keluarga besarnya diberi kesabaran, ketabahan, kekuatan oleh Allah SWT,” ujar Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, Senin (24/12/2018).

Sebagaimana dikemukakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban akibat tsunami di Selat Sunda terus bertambah. Hingga saat ini, sudah tercatat ada 222 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

“Jumlah korban dan kerusakan akibat tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda terus bertambah. Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Minggu 23/12/2018 pukul 16.00 WIB tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Menurut dia, BNPB juga mencatat kerusakan material meliputi 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak.

Selain itu, BNPB memastikan tidak ada korban warga negara asing karena semua korban warga Indonesia. Korban dan kerusakan ini meliputi di 4 kabupaten terdampak, yaitu Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan dan Tanggamus.

“Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah karena belum semua korban berhasil dievakuasi, belum semua Puskesmas melaporkan korban, dan belum semua lokasi dapat didata keseluruhan. Kondisi ini menyebabkan data akan berubah,” katanya. (Gan)