Kemdikbud akan Bagi-Bagi Alat Musik Tradisional ke Sekolah

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan bagi-bagi alat musik tradisional ke sekolah pada 2019 mendatang. Hal itu dilakukan guna mendekatkan kembali siswa dengan budaya Indonesia.

“Kami sudah anggarkan dana bantuan alat musik tradisional ke sekolah. Ini bagian dari pemajuan kebudayaan sebagai amanat Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 2018,” kata Sekjen Kemdikbud, Didik Suhardi saat membuka Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) 2018 di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Ia menuturkan, bukan rahasia lagi jika saat ini budaya Indonesia mulai luntur di kalangan muda Indonesia. Perlu upaya serius bagaimana mendekatkan kembali budaya Indonesia, ditengah maraknya budaya asing.

“Pendidikan dan kebudayaan harus jadi satu kesatuan yang utuh. Sehingga kebudayaan dapat dirasakan baik di sekolah maupun lingkungan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ditambahkan, KKI 2018 jangan hanya menjadi ajang untuk presentasi makalah, tetapi sebuah perayaan bagi kita semua. Karena kebudayaan kita sudah punya dasar hukum yang kuat. Kebudayaan menjadi tonggak dan panduan bagi masyarakat Indonesia guna memperkuat jati diri bangsa.

“Strategi kebudayaan diharapkan bisa menjadi benteng bagi generasi muda kita atas pengaruh asing,” kata Didik menandaskan.

Sebagai informasi, KKI 2018 digelar mulai 5 hingga 9 Desember di area perkantoran Kemdikbud Senayan. Agenda utama KKI adalah merumuskan Strategi Kebudayaan sebagai bentuk amanat dari UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Dirjen Kebudayaan Kemdikbud, Hilmar Farid mengatakan Strategi Kebudayaan dirumuskan dari dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang dikumpulkan sejak Maret 2018. Tercatat ada 300 kabupaten/kota yang telah menyerahkan rekomendasi PPKD.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam pembuatan PPKD. Semoga kongres ini berjalan lancar dan menghasilkan Strategi Kebudayaan. Dokumen tersebut nantinya diserahkan ke Presiden Joko Widodo sebagai dasar kebijakan untuk pemajuan kemajuan,” ujar Hilmar. (Tri Wahyuni)