1.500 Orang Suntik Polio Gratis

0
Edi Nurinda (Kepala PPITKON) Kemenpora. (suarakarya.co.id/ist)

JAKARTA (Suara Karya): Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Keolahragaan Nasional (PPITKON) Edi Nurinda menegaskan, ada 1.500 personil diantaranya atlet, pelatih, ofisial dan para wartawan divaksin polio sebelum bertolak ke Filipina November hingga Desember 2019.

“Para atlet yang akan tampil di SEA Games XXX kini tersebar di beberapa daerah dalam menjalani Pelatnas. Dengan begitu suntik polio bisa dilakukan didaerah masing masing seperti Bali, Semarang, Sukabumi, dan Jakarta,” jelas Edi di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Sementara yang suntik di PPITKON jumlahnya mencapai 302 personil. Para atlet, ofisial dan pelatih tidak dipungut biaya untuk suntik polio. Karena keberangkatan ke Manila tidak lain untuk membela nama negara dan bangsa tampil dalam pertandingan bagi atlet nasional.

Sementara bagi pelatih adalah mendampingi atletnya selama bertanding. Adapun ofsial memberikan dukungan agar atlet tampil optimal. Sedang para wartawan melakukan peliputan selama SEA Games XXX berlangsung.

Melalui pertimbangan itulah semua biaya suntik polio ditanggung pemerintah yang mencapai Rp262 juta lebih. Adapun suntikan polio vaksinya diperoleh dari Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Edi mengingatkan, semua masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya SEA Games XXX di Manila bisa melakukan suntik Polio di KKP Bandara Soekarno Hatta. Dengan harapan bisa terbebas dari bahaya penyakit polio dan lolos masuk Manila.

Persyaratan suntik Polio itu diharuskan oleh otorita kesehatan Filipina yang kini sedang terjangkit wabah polio. Bagi masyarakat yang akan bepergian ke Filipina harus melakukan suntik polio lebih dulu dua pekan sebelum berangkat menuju Manila. (Warso)