11 Negara Siap Perebutkan Piala Menpora di Bali

0
Deputi Pembudayaan Olahraga, R Isnanta siap gelar Piala Menpora U-15 di Bali. (Suarakarya.co.id/istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga melakukan terobosan menarik minat wisatawan asing melalui dunia olahraga. Salah satunya menggelar Bali Internasional Football Championship Piala Menpora di Kabupaten Badung, Bali 2 hingga 10 Desember 2018.

“12 tim dari 11 negara yang sudah memastikan tampil di Bali datang dari Australia, Jepang, Korea, Malaysia, Timor Leste, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, China dan dua tim dari tuan rumah Indonesia,” jelas Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, R Isnanta di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Dua tim tuan rumah diambil dari juara U-14 tahun 2017 dan tim kedua diwakili tim Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan plus. Tambahan pemain dari tim Ragunan diambil dari tuan rumah Bali dan pemain nasional lainnya yang masih berusia 15 tahun kebawah.

Dengan tampilnya 12 tampil dari 11 negara peserta itu mendapat animo cukup besar dari penonton. Semua itu terbukti saat melakukan ujicoba lapangan yang akan dijadikan tempat pertandingan di Stadion Pecatu, Badung Bali.

Untuk itu ia berharap event yang digelar pertama kali memadukan dunia wisata dan olahraga ini diharapkan dapat menjadi embrio daerah lainnya untuk menjadi tuan rumah penyelenggara di Bali. Dengan catatan lapangan yang digunakan sudah memiliki standart internasional dalam segi lapangannya.

Bila setiap Kecamatan di Bali bisa menyediakan sarana dan prasarana berupa Stadion, maka tidak menutup kemungkinan event tersebut bisa digelar secara bergiliran atau berseri diberbagai Kecamatan di Bali. Dengan begitu para turis asing akan berlomba datang dan mengetahui tempat-tempat wisata di Pulau Dewata.

Melalui perpaduan dunia olahraga dan wisata inilah dapat dijadikan terobosan baru bekerjasama dengan Dinas pariwisata. Dengan harapan dapat membuktikan bahwa dunia olahraga dapat menarik wisatawan asing datang ke Indonesia khususnya di Bali. Bahkan event tersebut dapat digelar di daerah lain yang erat hubungannya dengan dunia wisata. (Warso)