120 Mahasiswa Ikuti Kontes Mobil Hemat Energi 2021 di Surabaya

0

JAKARTA (Suara Karya): Sebanyak 120 mahasiswa mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2021 di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kontes tersebut akan berlangsung 16-19 November 2021.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Asep Sukmayadi dalam keterangan pers, Rabu (17/11/21) menjelaskan, KMHE 2021 diikuti 24 tim dari 24 perguruan tinggi di Indonesia. Satu tim terdiri dari 5 mahasiswa dan 1 dosen pembimbing.

“Hasil temuan mobil hemat energi ini diharapkan bisa dilirik para industri otomotif. Peserta kontes akan masuk database talenta di Kemdikbudristek. Mereka akan mendapat beasiswa jika ingin melanjutkan ke S2,” ujarnya.

Kontes Mobil Hemat Energi ini, lanjut Asep, menjadi wadah bagi mahasiswa teknik seluruh Indonesia untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dari bangku kuliah. Hal itu akan meningkatkan kreatifitas, disiplin serta kemampuan softskill dan hardskill.

“KMHE juga memberi solusi alternatif bagi masalah energi nasional saat ini, lewat pengembangan kendaraan masa depan yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Nurhasan menilai ajang KMHE sangat penting dalam merangsang imajinasi, serta menumbuhkan kreativitas dan inovasi mahasiswa teknik seluruh Indonesia.

Selain itu, kompetisi juga dapat meningkatkan kemampuan softskill dan hardskill para mahasiswa dalam menjawab persoalan energi nasional, bahkan di dunia.

“Masa depan negara, termasuk soal kebutuhan energi ada di tangan anak-anak muda saat ini,” kata Nurhasan.

Para peserta KMHE 2021 diseleksi lewat berbagai tahapan, mulai dari penilaian laporan desain kendaraan, seleksi laporan desain kendaraan, hingga seleksi ‘virtual technical inspection’ pada 20 September hingga 1 Oktober 2021.

Sebelumnya, sebanyak 73 tim dari 73 perguruan tinggi mengunggah laporan desain kendaraan hasil karyanya untuk diajukan sebagai calon finalis KMHE. Sebanyak 48 tim dari 48 perguruan tinggi lolos ke tahap selanjutnya, yaitu tahap ‘video technical inspection’.

“Dari seleksi itu, ada 24 tim lolos ke tahap final yang digelar di Unesa,” katanya.

Dalam KMHE ini, peserta dituntut mampu menggunakan kreativitasnya untuk mewujudkan karya nyata berupa kendaraan yang akan dilombakan dalam dua kategori yaitu ‘prototype’ dan urban konsep.

Dalam prototype, mahasiswa diminta menciptakan kendaraan masa depan dengan desain khusus yang memaksimalkan efisiensi. Pada urban konsep, mahasiswa diminta menciptakan kendaraan roda 4 dengan tampilan mirip mobil pada umumnya di jalan raya.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi solusi positif untuk menjawab tantangan energi masa depan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan penghematan energi,” katanya. (Tri Wahyuni)