137 Ribu Guru Honorer Lulus PPPK Tahap Satu Teken Kontrak Kerja!

0

JAKARTA (Suara Karya): Sekitar 137 ribu guru honorer yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I pada 2021 mulai melakukan tanda tangan kontrak kerja dengan Pemerintah Daerah masing-masing.

Demikian dikemukakan Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Nunuk Suryani dalam siaran pers, Jumat (18/2/22).

Nunuk memberi apresiasi dan rasa bahagia karena lewat penandatangan itu, pemerintah daerah telah sah mengangkat para guru honorer sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Mulai 17 Februari 2021 guru honorer yang lulus PPPK tahap I akan melakukan penandatanganan kontrak kerja dengan pemerintah daerah masing-masing,” ucap Nunuk menegaskan.

Untuk guru honorer yang belum lulus PPPK, Nunuk meminta agar mereka tak berkecil hati. Karena masih ada kesempatan untuk ikut seleksi PPPK tahap berikutnya yang akan digelar tahun ini.

“Masih banyak peluang pada seleksi mendatang. Karena 173 ribu yang lulus tahap pertama itu, baru 35 persen dari formasi yang tersedia. Kami upayakan agar 306 ribu kuota yang tersedia bisa terisi semua pada seleksi tahun ini,” kata Nunuk Suryani.

Disebutkan, sebanyak 262 guru honorer di Kabupaten Magetan yang lulus seleksi PPPK tahap I telah melakukan tanda tangan kontrak kerja pada 17 Februari 2022. Dengan demikian, gaji dan tunjangan kinerja guru tersebut dapat dibayarkan mulai Maret 2022.

Mendengar berita tersebut, Wakil Ketua Forum Honorer Nonkategori Dua Indonesia (FHNK2I), Doni Virli Heriyanto mengungkapkan rasa bahagianya. “Kami bersyukur akhirnya penantian guru honorer dalam 17 tahun ino berakhir dengan bahagia,” ucapnya.

Namun sayang, guru honorer yang menandatangani kontrak kerja lebih banyak didominasi oleh guru honorer nonkategori. “Mungkin karena guru honorer K2 jumlahnya semakin sedikit,” kata Doni.

Kemdikbudristek mendorong untuk pemerintah daerah segera melakukan tanda tangan kerja dengan para guru honorer yang lulus seleksi ASN PPPK. “Semoga prosesnya lancar, agar para guru honorer yang lulus seleksi segera mendapatkan haknya,” ucap Nunuk menandaskan. (Tri Wahyuni)