24 Penerima Beasiswa IISMAVO Berangkat ke Inggris

0

JAKARTA (Suara Karya): Sebanyak 24 penerima beasiswa (awardees) Indonesian International Student Mobility Awards for Vocational Edition (IISMAVO) diberangkatkan menuju Inggris, Jumat (30/9/22). Mereka akan belajar selama satj semester di University of Nottingham, Inggris.

Keberangkatan para awardees ke kampus impian itu dilepas langsung oleh Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (APTV), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Beny Bandanadjaja.

Selain memberi pengarahan kepada para awardees, pelepasan itu merupakan dukungan nyata dari Kemdikbudristek terhadap para awardees dalam mengikuti IISMAVO Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Beny menyampaikan harapan kepada para awardees untuk memahami peran mereka sebagai pelajar, duta budaya dan duta vokasi selama menjalani kegiatan IISMAVO. Karena itu diminta kesungguhannya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut.

“Jaga baik-baik nama Indonesia, Kemdikbudristek, dan pendidikan vokasi. Karena kesuksesaan Anda adalah kesuksesan vokasi,” kata Beny di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Selain menerima arahan dari Direktur APTV, para mahasiswa dari 18 perguruan tinggi itu juga diimbau Koordinator Kerja Sama Luar Negeri Pendidikan Vokasi, Cecep Somantri dan perwakilan dari orang tua.

Sebagai alumnus University of Nottingham, Cecep Somantri, menyampaikan kekaguman atas semangat para awardees dan orang tua yang hadir dalam acara tersebut.

“IISMAVO bukan sekadar bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar. Lebih dari itu. Secara filosofis, IISMAVO adalah media krusial yang diharapkan mampu memperluas wawasan dan cara pandang mahasiswa. Meski singkat, dampaknya bisa jadi sepanjang hayat,” ujar Cecep.

Sementara itu, Ria Elisabet selaku perwakilan orang tua awardee menyampaikan rasa bangganya melihat putranya menjadi salah satu bagian dari rombongan yang akan ke Inggris.

Ria juga menyampaikan apresiasi kepada Kemdikbudristek dan pihak penyelenggara program IISMAVO. Program itu memberi kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk memiliki wawasan global dan merasakan pengalaman belajar di luar negeri.

“Gunakan kesempatan untuk studi, menambah pengetahuan dan studi banding. Tetap kompak dan selalu menjunjung tinggi budaya Indonesia sebagai bangsa yang baik dan sopan,” kata Ria yang merupakan ibunda dari Mathew Timothi, salah satu awardee dari Universitas Padjadjaran, Bandung.

Adapun Faishal Hanif Permata, salah satu awardee mengungkapkan kebahagiaannya jelang keberangkatan. Selaku student representative, mahasiswa Program Studi D-4 Teknik Mesin, Universitas Negeri Yogyakarta itu berharap tugasnya berjalan lancar.
(Tri Wahyuni)