300 Pelajar dan Guru di Prancis Antusias Belajar Musik Gamelan

0

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah Kota Dole Prancis bekerja sama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kota Paris dan Asosiasi Kotekan menggelar pelatihan bagi 300 siswa sekolah dasar dan menengah dan guru di kota tersebut. Karena meski pandemi, kreativitas tak boleh mati.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Paris, Warsito menuturkan, peserta didik belajar gamelan dengan antusias dan menikmatinya. “Dikenalkannya gamelan ke warga Prancis, dengan harapan kebudayaan Indonesia makin dikenal lagi oleh masyarakat dunia,” kata Warsito saat menutup pelatihan di La Fabrique, Dole, Paris, Jumat (4/6/21).

Dalam siaran pers, Warsito menjelaskan, selain berlatih gamelan, peserta juga belajar mengenal seputar budaya di Indonesia, geografi dan bahasa Indonesia. Dengan demikian, makin banyak warga Prancis yang mengenal tentang Indonesia.

“Mereka menyatakan tertarik untuk datang ke Indonesia, setelah pandemi usai,” ujarnya.

Warsito menuturkan, lewat gamelan, peserta bisa mempelajari arti kebersamaan. Karena gamelan adalah sebuah instrumen sosial yang memiliki filosofi yang dalam untuk kehidupan.

Warsito berharap, ke depannya pembelajaran seni gamelan dapat menjadi bagian dari pembelajaran di kurikulum sekolah di Kota Dole. “Semoga seni gamelan ini masuk dalam kurikulum di sekolah nantinya,” ujar Warsito.

Pelatihan seni gamelan akan berlangsung selama tiga minggu bertempat di ruang Laloy dan La Fabrique. Para peserta ini berasal dari sekolah Jean Jaurès de Vals di Dole dan siswa sekolah dari kota-kota sekitarnya, seperti Ucel, Aisac, Asperjoc, Entraingues dan Labegude.

Acara pelatihan ditutup dengan konser oleh para peserta dan profesional dari Asosiasi Kotekan. Pada kesempatan itu, hadir Wakil Ketua (Wakepri), Fernando Alwi serta Wakil Wali Kota Dole, Jean Philippe Levebre.

Sebelumnya, pada 3 Juni 2021, Atdikbud KBRI Paris melakukan pendampingan pelatihan gamelan kepada para pelajar yang berlokasi di La Fabrique.

Wakepri Fernando Alwi memberi apresiasi kepada peserta pelatihan dan Asosiasi Kotekan karena mampu merealisasikan sebuah konser gamelan yang sangat bagus. Mengingat peserta hanya dapat pelatihan dalam waktu singkat.

“Kegiatan juga menjadi bagian penting dari hubungan bilateral Indonesia- Prancis,” ujar Fernando Alwi.

Dole merupakan kota historik di arah barat daya dan berjarak sekitar 375 km dari Paris. Dole juga merupakan kota kelahiran ilmuwan terkenal Prancis, ahli vaksin rabies, Louis Pasteur. (Tri Wahyuni)