40 Hari Melahirkan, Lalu Dibunuh dan Dibuang di Sampahan

0

SERANG (Suara Karya) : Baru melahirkan 40 hari, Junaesih (37) dibunuh oleh Adi (37) pasangannya sendiri. Peristiwa terjadi di rumah kontrakan mereka di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang-Banten, 27 Juli 2022 sekitar pukul 01.30.

Kabid Humas Polda Banten, Shinto Silitonga mengatakan, peristiwa berawal dari anak bayi mereka yang baru berusia 40 hari itu menangis terus malam itu. Selanjutnya pelaku meminta korban untuk mendiamkan bayinya.

“Namun korban tak mengindahkan. Hal ini membuat pelaku kesal,” tutur Shinto dalam konferensi pers pada Selasa 2 Agustus 2022.

Diceritakan Shinto, karena berulang permintaannya untuk mendiamkan bayi tersebut tak diladeni. Selanjutnya pelaku memindahkan bayi yang sedang menangis ke samping.

Lantas pelaku langsung mengangkat kasur yang ditiduri tadi, lalu ditutupkan ke bagian kepala korban sambil ditindih dengan badan hingga tewas ” Setelah itu jasad korban dimasukan ke dalam karung bekas yang di dalamnya terdapat barang-barang tak terpakai,” tutur Shinto.

Sabtu 30 Juli 2022,
Sekira dua jam setelah itu, atau sekira pukul 03 dini hari, Selanjutnya pelaku membawa jasad korban dan membuangnya di tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Laban – Cerukcuk Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

Menurut Shinto, pasangan korban dan pelaku, sebenarnya masih terikat sebagai paman dan ponakan kandung. Mereka hidup berpasangan sudah i lima tahun hingga membuahkan dua orang anak.

Dijelaskan Shinto, setelah membuang jasad korban, pelaku beraktivitas seperti biasa seolah-olah tidak ada peristiwa apa-apa. Pelaku tetap bermain bersama anak-anaknya,

Dari penangkapan itu, polisi menyita karung plastik putih, beragam tali, kain, bantal, kasur bayi, beberapa celana, kai. , 1 unit motor Honda Supra X-125, 1 lembar kasur kapuk wara merah, 1 buah bantal dan sarung bantal, tali tampar yang sama dengan jenis tali yang ditemukan di TKP penemuan jasad korban.

Adi dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. (Wisnu Bangun)