Ada 70 Kasus Hepatitis di Indonesia, Terbanyak jenis Cytomegalovirus

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus hepatitis akut pada anak di Indonesia, saat ini terdata sebanyak 16 kasus probable. Diketahui, patogen paling banyak ditemukan jenis cytomegalovirus (CMV).

Hal itu dikemukakan Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril kepada wartawan, secara daring, Jumat (24/6/22).

Secara kumulatif, Syahril menyebutkan, kasus hepatitis di Indonesia hingga saat ini ada 70 kasus yang tersebar di 21 provinsi. Dari 70 kasus itu, ada 16 probable, 14 pending, dan 40 discarded.

“Discarded artinya, kasus disingkirkan karena penyebabnya sudah diketahui dan bukan dari kelompok hepatitis. Gejala terbanyak yanh dialami pasien adalah demam, mual, muntah, dan kuning,” ujarnya.

Dari pemeriksaan PCR dan metagenomik terhadap 16 probable telah diketahui patogen paling banyak ditemukan pada pasien portable adalah cytomegalovirus (CMV) yakni 4 dari 15 pasien yang diperiksa.

Kemudian 9 dari 16 pasien probable yang telah diperiksa PCR dan metagenomik, terdeteksi virus dari famili herpesviridae yakni CMV, HSV1, HHV- 6A, HHV1, EBV. Selain itu, ada 1 pasien positif enterovirus dan 1 pasien positif adenovirus.

Syahril menambahkan, sampai saat ini definisi hepatitis belum dibuatkan oleh WHO. “Kami masih menunggu definisi seperti halnya PCR positif untuk covid-19. Untuk hepatitis ini masih belum ada yang disebut dengan konfirmasi,” kata Syahril menegaskan. (Tri Wahyuni)