Ada Destinasi Wisata Baru di Cianjur, Hasil Kolaborasi 4 Institusi Ternama!

0

JAKARTA (Suara Karya): Ada destinasi wisata baru di Puncak Pasir Kadali Cianjur, namanya Wisata di Atas Kapal. Destinasi tersebut hasil kolaborasi Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur, Dinas Pariwisata Cianjur, Pokdarwis Ciramagirang dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti.

Peresmian dilakukan oleh Camat Cikalong Kulon Cianjur, Nana Rukmana dan dihadiri perwakilan dari Perum Perhutani KPH Cianjur, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Cianjur, Pokdarwis Ciramagirang, Ketua Yayasan Terpadu Buana Nusantara dan masyarakat Desa Ciramagirang dan sekitarnya.

Camat Nana Rukmana dalam siaran pers, Rabu (14/9/22) menjelaskan, kegiatan tersebut dicetuskan Tim Trisakti Entrepreneur Club, STP Trisakti. Kegiatan itu bagian dari program pengabdian masyarakat STP Trisakti dan pelaksanaan kegiatan Penguatan Program Kemahasiswaan Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa).

“Kegiatan dilaksanakan selama 4 bulan kedatangan dan pendampingan. Kegiatan itu menumbuhkan sosiopreneur baru dalam bentuk daerah wisata dengan menata, membersihkan, dan memberi daya Tarik wisata di Puncak Pasir Kadali,” ujar Nana Rukmana.

Tim juga Memberi pelatihan dan pendampingan kepada warga yang menjadi sosiopreneur baru membuat produk UMKM, seperti: ayam pop, es boba Ciramagirang. Sedangkan sosiopreneur lama juga diberi pelatihan dan pendampingan dengan mem’branding’ produk lama agar lebih bernilai.

UMKM sosiopreneur lama seperti bubuk kunyit Dua Puteri diubah menjadi Kunyit Nie Nie untuk pendaftaran merek ke Hak Kekayaan Intelektual. Memberi inovasi pada produk ‘Cokurang’ (coklat kunyit Ciramagirang), ‘Ciramen’ (Ciramagirang permen). Kegiatan wisata yang diterapkan mengusung konsep wisata di atas kapal.

Dosen pendamping Fifi Nofiyanti menyatakan Kegiatan diawali dengan diskusi bersama Pokdarwis dan masyarakat, koordinasi dengan kepala desa Ciramagirang, koordinasi dengan KBKPH Perhutani Cianjur, Asper KBKPH Ciranjang Utara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Cianjur, Kecamatan, Komunitas UMKM Cikalong Kulon Cianjur, Karang Taruna, dan masyarakat.

Kegiatan itu diakhiri dengan pembukaan secara resmi wisata di atas kapal, dengan tujuan mengumpulkan dan mengenalkan kepada pemerintahan, masyarakat, dan akademisi (mahasiswa dan dosen) STP Trisakti.

Ada 15 mahasiswa STP Trisakti yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara sarjana pariwisata dan sarjana terapan pengelolaan perhotelan, serta 1 dosen sebagai pendamping. Mahasiswa yang aktif, antara lain Ageng, Indira, Aldi, Kenny, Alifia, Nadya, Thifal, Raditya, Azis, Rian Nopiansyah, Fahreiza, Shanne, Aldeitra, dan Hanastasia.

Kegiatan Hibah PPK Ormawa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi nilai konversi pada mata kuliah KKN (kuliah kerja nyata). (Tri Wahyuni)