Agung Laksono: Hubungan Kerja Sama Indonesia-Ukraina Diharapkan Terus Meningkat

0

JAKARTA (Suara Karya): Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) HR Agung Laksono berharap kerja sama saling mendukung antara Indonesia-Ukraina terjalin semakin erat. Apalagi jika dilihat dari total nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Ukraina terus menunjukkan peningkatan pertahunnya.

Hal itu disampaikan Agung Laksono dalam keterangan tertulisnya, kepada wartawan, Minggu (29/12/2019), usai bertemu dengan Wakil Ketua Kantor Kepresidenan Ukraina yang juga Anggota Tim Penasihat Presiden, Ihor Zhovkva di Kiev, Ukraina. Dalam pertemuan itu, Agung Laksono didampingi Duta Besar RI untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi.

Menurut Agung Laksono, pertemuan berjalan dengan suasana hangat dan bersahabat, bahkan diakhir pertemuan, menurut Agung Laksono, ada keinginan perlunya mendorong kerja sama kedua negara ini hingga di tingkat tinggi.

“Tadi ada keinginan soal kemungkinan dilakukannya kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Indonesia ataupun Presiden Joko Widodo ke Ukraina. Tentu ini akan kami (Wantimpres-red) tindaklanjuti. Setelah ini saya akan menyampaikan ke Presiden Jokowi,” kata Agung Laksono.

Dalam pertemuan itu, Agung Laksono juga menyampaikan selamat kepada pemerintah baru Ukraina di bawah kepemimpinan Presiden Volodymyr Zelensky. Agung Laksono yang juga mantan Ketua DPR itu juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Ukraina kepada Indonesia sebagai Anggota Dewan Hak Asasi Manusia untuk periode 2020-2022, dan sebagai anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional (IMO) Kategori C pada pemilihan tanggal 29 November 2019 lalu.

Seperti diketahui, total nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Ukraina terus menunjukkan peningkatan pertahunnya dimana pada 2018 telah mencapai USD 1,05 miliar dan diyakini pada akhir tahun 2019, mengalami peningkatan mendekati USD 1,5 miliar namun masih surplus di pihak Ukraina.

Untuk itu, kata Agung Laksono, pihaknya mengharapkan Ukraina untuk memperluas akses pasarnya untuk produk-produk komoditi Indonesia tidak hanya komoditas utama ke Ukraina yaitu minyak kelapa sawit dan turunannya, tapi juga keinginan memperluas produk Indonesia di pasar Ukraina terutama untuk produk makanan, pertanian, produk hasil laut, buah-buahan tropis, karet dan sebagainya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kantor Kepresidenan Ukraina Ihor Zhnovkva mengatakan kerja sama bilateral yang naik saat ini dan diharapkan dapat terus ditingkatkan tidak hanya bilateral namun juga di berbagai fora internasional dan multilateral.

Sehari sebelum bertemu dengan, Anggota Tim Penasihat Presiden, Ihor Zhnovkva di Kiev, Agung Laksono juga sempat melakukan pertemuan dengan President Chambers of Commerce Ukraina Gennadiy Chyzhykov. (Pramuji)