Agung Laksono: Jauhi Hal-hal yang Berpotensi Memecahbelah Bangsa

0
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, HR Agung Laksoso

JAKARTA (Suara Karya): Pemilu serentak 2019 harus menjadi pesta demokrasi yang menggembirakan dan membahagiakan seluruh masyarakat. Karena itu, semua pihak, baik yang saling berkontestasi maupun masyarakat konstituen, dan seluruh elemen bangsa harus peduli menciptakan suasana yang kondusif untuk pemilu damai dan berkualitas.

“Semua pihak yang berkontestasi dalam pileg dan pilpres mendatang harus berpolitik secara sehat,” kata Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, HR. Agung Laksono pada acara deklarasi ormas Pelangi Kebangsaan di Gedung Dewan Harian Nasional 45, di Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Karena itu, menurut Agung, semua hal yang berpotensi menimbulkan kekisruhan dan memecahbelah bangsa harus dihindari.

“Hal penting yang harus disepakati oleh semua yang berkontestasi di Pemilu 2019 adalah berpolitik secara santun,” ujar Agung, yang juga Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar.

Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, HR. Agung Laksono pada acara deklarasi ormas Pelangi Kebangsaan di Gedung Dewan Harian Nasional 45, di Jakarta, Kamis (15/11/2018). (foto: suarakarya.co.id/ist)

Dalam upaya merebut simpati rakyat, demikian Agung, harus dihindari penggunaan cara-cara kotor yang dapat menyeret masyarakat dalam konflik horizontal.

“Tanggungjawab kita semua untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, dan Pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Ormas Pelangi Kebangsaan, menurut Agung, terdiri atas para relawan, anggota partai dan tokoh masyarakat.

Ormas ini menjadi wadah gerakan moral kemasyarakatan yang peduli untuk menciptakan kondisi perpolitikan nasional yang kondusif.

Ormas Pelangi Kebangsaan akan bahu membahu dengan elemen bangsa lainnya, untuk menangkal kelompok-kelompok radikal yang muncul belakangan ini, yang sepak terjangnya telah mengkhawatirkan.

Ormas Pelangi Kebangsaan akan bahu membahu dengan elemen bangsa lainnya, untuk menangkal kelompok-kelompok radikal yang muncul belakangan ini, yang sepak terjangnya telah mengkhawatirkan.

“Ormas berskala nasional ini akan melakukan penangkalan paham radikal yang muncul,” kata Agung yang menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Pelangi Kebangsaan.

Dalam acara deklarasi itu, dinyatakan bahwa Ormas Pelangi Kebangsaan akan mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pemilu 2019.

Dukungan itu diberikan karena pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu dinilai memiliki komitmen yang kuat dan jelas dalam menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat.

“Kami tegas mendukung tokoh yang berkomitmen menjaga persatuan bangsa, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk NKRI yang lebih baik,” tutur Agung. Dan itu, adalah pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sikap tegas melawan rongrongan terhadap Pancasila juga dikemukakan Ketua Umum Pelangi Kebangsaan Johanes W. Nurwono. “Organisasi ini berkomitmen melawan radikalisme yang mengancam Pancasila sebagai dasar bernegara. Kami juga berkomitmen merekatkan nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.

Dia mengatakan, Pelangi Kebangsaan bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya akan bergandengan tangan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai keutuhan bangsa yang perlu dijaga.

“Mengenai persatuan dan kesatuan bangsa, Pancasila dan masyarakat Bhinneka Tunggal Ika yang memang menjadi takdir indahnya bangsa Indonesia,” katanya.
Usai deklarasi, dilanjutkan seminar bertema “Generasi Milenial Merefleksikan Sumpah Pemuda dan Nilai-nilai Kepahlawanan Nasional Menghadapi Arus Radikalisasi.” (Andara Yuni)