Agung Laksono Lepas Posisi Ketum Kosgoro 1957

0

JAKARTA (Suara Karya): HR Agung Laksono resmi menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Umum (Ketum) Kosgoro 1957, pada Jumat (13/3/2020) malam. Kini, Ketum organisasi pendiri Partai Golkar itu diserahkan Agung kepada Pelaksana Tugas (Plt) Syamsul Bahri.

Diketahui, pelepasan jabatan ini dilakukan pada acara rapat pleno Kosgoro 1957 yang digelar dikediaman Agung Laksono di wilayah Jakarta Timur ini, dihadiri oleh puluhan kader dan jajaran Pengurus Pusat Kolektif Kosgoro 1957.

Dalam kesempatan tersebut Agung mengatakan bahwa sesuai Undang-undang No 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden, dirinya tidak diperbolehkan untuk menjadi pimpinan di sebuah organisasi, menjadi komisaris di BUMN atau swasta, dan beberapa jabatan lainnya.

“Karena UU mengatakan seperti itu, maka saya hurus mundur sebagai Ketum Kosgoro 1957, dan UU itu saya juga yang menandatangani saat menjabat Ketua DPR periode 2004-2009,” katanya.

Lebih juah dia berpesan, Plt Ketum Kosgoro 1957 dapat meneruskan pekerjaan yang belum diselesaikan secara sempurna oleh Ketum sebelumnya.

“Ini-kan hanya berganti ketua umun saja, tetapi pengurusnya masih sama, dan hanya ada perubahan sedikit tetapi tidak ada yang hilang. Saya berharap, semua bisa bekerja bersama,” kata Agung.

Dia juga mengatakan, konsultasi sampai pada tingkat provisi, kabupaten/kota se-indonesia yang jumlahnya sekitar 557 Pengurus Daerah Kolektif (PDK) bisa terkonsolidasikan dengan baik.

“Masih ada sekitar kurang dari 5% yang belum PDK di kabupaten/kota yang belum dibentuk dan belum di diremajakan. Saya rasa, tahun ini semua bisa diselesaikan,” ujarnya.

Ditambahkannya, tugas dari pada Plt meneruskan cita-cita perjuangan Kosgoro 1957 sebagai salah satu pendiri Partai Golkar yaitu, memenangkan pemilu legislatif, pilkada tahun 2020, dan mengusung calon presiden dari Partai Golkar. (Bayu)