Airlangga Hartarto Ajak Penerima Beasiswa Tanoto jadi Agen Perubahan!

0

JAKARTA (Suara Karya):Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengajak mahasiswa penerima beasiswa Tanoto (Tanoto Scholars) untuk menjadi agen perubahan. Keterlibatan generasi muda akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Tanah Air pascapandemi covid-19.

“Generasi muda harus optimis, jika Indonesia bisa bangkit kembali dengan memanfaatkan potensi yang ada dalam menghadapi krisis,” kata Airlangga saat membuka acara Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2022 yang digelar secara hibrida, Kamis (28/7/22).

Perlunya pelibatan generasi muda dalam pembangunan nasional, lanjut Airlangga, karena mereka memiliki potensi yang tidak terbatas. Sehingga mereka bisa berperan secara maksimal.

“Karena itu, saya ajal para penerima Tanoto Scholar untuk menjadi ‘agent of development’ agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat dan berkelanjutan,” tutur Airlangga.

Disebutkan, penduduk usia muda saat ini akan mendominasi populasi dalam bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 2030-2040. Sesuai prinsip inklusivitas ‘Sustainable Development Goals’ (SDGs) bahwa tidak ada satu pun yang tertinggal, maka generasi muda menjadi bagian dalam target pencapaian SDGs.

“Target SDGs adalah pemuda tak hanya menjadi target/penerima manfaat, tetapi juga dioptimalkan sebagai subjek/pelaku pembangunan,” tuturnya.

Ditambahkan, jika generasi dibekali dengan keterampilan dan kemampuan yang baik, pemuda bisa menjadi kunci dalam kesuksesan pencapaian SDGs. Akses terhadap pendidikan berkualitas serta pembangunan karakter sebagai pemimpin masa depan adalah salah satu dukungan yang dibutuhkan pemuda.

Pernyataan senada dikemukakan Dewan Pembina Tanoto Foundation, Anderson Tanoto. Katanya, hal itu selaras dengan misi Tanoto Foundation yang ingin mewujudkan potensi individu dan memperbaiki taraf hidup masyarakat melalui pendidikan berkualitas yang transformatif.

“Upaya itu kami lakukan melalui program pengembangan pemimpin masa depan dan pemberian beasiswa kuliah yang disebut TELADAN. Tanoto Foundation membangun komunitas pemimpin yang bisa memberi kontribusi positif bagi lingkungan tempat mereka tinggal dan bekerja secara berkelanjutan,” ucap Anderson menegaskan.

Menurutnya, pemimpin masa depan harus bisa memberi ‘sustainable impact’ dalam berbagai situasi. Maksudnya, bagaimana pekerjaan atau aktivitas yang dilakukan memberi dampak positif yang terus-menerus dan tidak pernah hilang.

Anderson juga berpesan agar para mahasiswa tak hanya melakukan kegiatan ad-hoc, tetapi harus dimulai melalui perencanaan agar ‘sustainable impact’ dapat terjadi.

“Sustainability mindset harus menjadi dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan dari setiap tujuan. Kita harus selalu memikirkan komponen-komponen sustainability termasuk lingkungan, sosial, dan sumber daya yang kita miliki. Dalam prosesnya akan banyak tantangan, dan di situlah ‘perseverance’ dan -resiliensi’ dibutuhkan,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono menjelaskan, IKN dapat menjadi contoh kota yang berkelanjutan dan inklusif. Generasi muda dapat berkontribusi menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

“Di masa deoan, pengetahun akan sangat berharga. Kami ingin agar praktik-praktik terbaik bisa diimplementasikan generasi muda untuk membangun Indonesia secara berkelanjutan,” katanya.

Sebagai informasi, TSG adalah bagian dari program pengembangan kepemimpinan dan beasiswa TELADAN. Acara tersebut digelar setiap tahun untuk mempertemukan penerima Tanoto Scholars dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Sehingga tercipta kesempatan untuk membangum jejaring, tim dan bertemu dengan para pendiri dari bisnis terpercaya mitra Tanoto Foundation.

Mengambil tema ‘Leading Sustainable Impact in Adversity’, Tanoto Foundation mendukung perjalanan para Tanoto Scholars untuk bangkit dari situasi pandemi sambil tetap berkontribusi dalam SDGs.

Rangkaian TSG 2022 sudah dimulai sejak awal Juli, di mana Tanoto Scholars diundang mengikuti Road to TSG di Pangkalan Kerinci untuk melihat secara langsung bagaimana kelompok usaha RGE mengimplementasikan konsep sustainability dalam proses bisnisnya.

Tanoto Foundation juga mengintegrasikan rangkaian kegiatan Y20 sebagai bagian dari Masterclass dan Road to TSG. Scholars berkesempatan membahas isu-isu prioritas Y20 yang dihadapi generasi muda. Mereka juga memberi rekomendasi kepada pimpinan negara anggota G20 melalui co-chair Y20 Indonesia 2022.

Acara puncak TSG 2022 dilaksanakan pada 28-29 Juli 2022 dengan mengundang semua Tanoto Scholars angkatan 2021 dan menghadirkan pembicara-pembicara inspiratif Country Director Asia Venture Philanthropy Network Indonesia, Dini Indrawati dan vokalis band Endank Soekamti dan Erix Soekamti, produser dan director film, Mira Lesmana, dan lainnya. (Tri Wahyuni)