Airlangga Hartarto: Semua Kader Golkar Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

0

JAKARTA (Suara Karya) : Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto terus mengintruksikan pada semua kadernya bergerak memberikan bantuan terhadap korban musibah erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Adanya musibah erupsi Gunung Semeru meninggalkan keprihatinan yang cukup mendalam. Sejumlah bantuan terus berdatangan baik dari pemerintan pusat, daerah maupun dari berbagai elemen masyarakat.

Sebelumnya, Partai Golkar Jawa Timur sudah bergerak lebih dulu memberikan berbagai bantuan berupa makanan dan alat-alat kesehatan sesaat setelah terjadinya erupsi pada Sabtu, 4 Desember lalu.

Hal itu sesuai instruksi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang disampaikan setelah terjadinya erupsi Gunung Semeru dan meminta seluruh kader Golkar membuat posko-posko pengungsian dan dapur umum.

Para kader dan simpatisan Partai Golkar di Jawa Timur dengan cepat bergerak memberikan bantuan kepada warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

Badan Penanggulangan Bencana DPP Partai Golkar juga bergegas menuju ke lokasi bencana untuk membagikan kebutuhan dasar masyarakat, seperti sembako dan mendirikan dapur umum.

Yellow Clinic, instrumen medis Partai Golkar, telah mendirikan posko-posko kesehatan sebagai pelayanan kesehatan bagi warga.

Menurut keterangan penanggung jawab Yellow Clinic Golkar Dwi Hartanto, sejak Senin malam dua unit ambulans dan satu kendaraan operasional Yellow Clinic diberangkatkan ke Lumajang.

Adapun, titik koordinasi Yellow Clinic, yaitu kantor DPD Partai Golkar Lumajang.

“Untuk melakukan bantuan kesehatan di titik-titik pengungsian yang tersebar di Lumajang selama masa tanggap darurat relawan kesehatan Yellow Clinic akan tetap disana,” ujar Dwi Hartarto yang dikutip dari iNews.id, kemarin.

“Ini sesuai dengan perintah Ketum,” tutur Dwi Hartarto.

Pada Rabu pagi tim Yellow Clinic yang terdiri dari para dokter dan perawat telah tiba di Pronojiwo, salah satu kecamatan yang cukup parah terdampak erupsi.

Ines Marcelina dari tim dokter Yellow Clinic mengatakan tim telah melayani kesehatan para pengungsi sejak Rabu pagi hari di Pronojiwo.

“Kami berencana hingga Kamis sore di sini,” kata Ines.

“Setelah itu bergeser ke kecamatan lainnya di Lumajang, walaupun sarana dan prasarana banyak kendala, tapi kami tetap semangat untuk membantu masyarakat,  termasuk pagi ini melayani ibu hamil dan anak-anak”, ujar Ines.

Diinformasikan tim Yellow Clininc yang menjadi area terdampak anatara lain Kecamatan Pronojiwo, desa Supiturang, Oro Rombo, Sumblurip. Kerusakan Rumah sebanyak 2970 yang harus direlokasi. Sementara korban yang terdampak meninggal 29 orang (sudah dievakuasi), korban luka ringan 100 jiwa, korban luka berat 69 orang. (Warso)