Airlangga Sebut Industri di Cilegon Tak Terdampak Tsunami

0
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto

JAKARTA (Suara Karya): Tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) lalu, tidak berdampak pada industri di Cilegon dan Serang. Industri di sana, sebagian telah mengantisipasi potensi tsunami yang terjadi, sehingga memiliki standar keamanan yang tinggi.

Demikian dikemukakan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, saat menggelar konferensi pers, di Jakarta, Kamis (27/12/2018).

“Saya sampaikan bahwa industri yang berlokasi di Cilegon dan Serang, tidak terkena dampak bencana tsunami Selat Sunda. Tidak ada yang terdampak. Kami sudah cek di Serang dan Cilegon,” ujar Airlangga.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenperin, Haris Munandar menyampaikan, yang lebih terdampak akibat tsunami di Banten dan Lampung, adalah industri pariwisata.

“Di sana (Banten) ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. Jadi kalau yang manufaktur, saya rasa tidak ada,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Cilegon dan sekitarnya menjadi salah satu pusat berdirinya berbagai macam industri, beberapa di antaranya adalah PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Asahimas Chemical, dan PT Chandra Asri Tbk (TPIA). (Gan)