Alasan Kesibukan, Bamsoet Tak Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus E-KTP

0
Ketua DPR, Bambang Soesatyo

JAKARTA (Suara Karya): Ketua DPR, Bambang Soesatyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan dirinya yang semula akan dilakukan hari ini, Senin 4/6/2018). Ketidakhadiran Bambang, karena kesibukannya sebagai Ketua DPR yang tidak dapat diwakilkan.

“Saya minta nanti Kesekjenan berkoordinasi dengan kawan-kawan KPK agar nanti KPK bisa dan saya tidak terikat jadwal,” kata Bamsoet, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6).

Pemanggilan politisi Partai Golkar oleh KPK ini, terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi, keponakan Setya Novanto, dan pengusaha Made Oka Masagung.

Selain Bambang, sejumlah anggota DPR juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan KPK hari ini, yakni anggota Komisi Hukum Agun Gunandjar Sudarsa, Ketua Komisi Keuangan Melchias Markus Mekeng, anggota DPR periode 2009-2014 Mirwan Amir dan Khatibul Umam Wiranu.

Dia mengatakan tak dapat menghadiri pemeriksaan KPK karena agendanya sebagia Ketua DPR penuh sepanjang hari ini. Di antaranya, kata dia, harus memberikan sambutan pada acara Forum HMI-wati (Forhati) di Cakung siang ini dan menghadiri acara buka puasa sore hari nanti. Politikus Partai Golkar ini berujar, agendanya tak bisa diwakilkan.

Dia juga beralasan baru menerima surat pemberitahuan perihal surat panggilan KPK pada Kamis malam pekan lalu. “Jumat dan Sabtu libur. Saya tanya apakah acara hari ini bisa diundur, tapi enggak bisa. Sudah dijadwalkan,” ujarnya.

Ia mengaku sebenarnya sudah menunggu-nunggu panggilan KPK setelah tak bisa menghadiri pemeriksaan sebelumnya pada Desember tahun lalu. Dia berujar ingin memberikan keterangan agar persoalan e-KTP itu cepat selesai.

Bambang sebelumnya disebut-sebut sebagai pihak yang menekan mantan anggota Komisi Pemerintahan DPR Miryam Haryani agar tak membocorkan perihal bagi-bagi uang e-KTP kepada anggota Dewan. Miryam belakangan mencabut keterangan awal tersebut yang sebelumnya dia ceritakan kepada penyidik KPK.

Terkait hari ini dia tidak bisa memenuhi panggilan KPK, Bambang meminta KPK memaklumi kesibukannya. Dia mengatakan hanya punya waktu hingga Kamis pekan ini untuk membereskan pekerjaan sebelum memasuki libur Lebaran.

Mengenai penjadwalan selanjutnya, Bambang Soesatyo menyampaikan dirinya tak keberatan diperiksa malam hari asalkan tidak berbenturan dengan jadwal pimpinan DPR. “Harus diinformasikan supaya tidak ada benturan. Kalau malam bisa enggak apa-apa,” ujarnya. (Gan)