Aliran Dana Asing ke Indonesia Masih Deras

0
Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo. (suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Bank Indonesia (BI) mencatat dari tanggal 1 sampai 12 November dana asing yang masuk ke Indonesia sebesar Rp 24-25 triliun. Dana itu masuk melalui SBN (Surat Berharga Negara) maupun equity saham.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengungkapkan, artinya ini berbalik dari bulan Oktober dan bulan-bulan sebelumnya Indonesia berada di posisi outlook. Dengan demikian, ada confidence yang mulai terbentuk.

Meskipun begitu, Dody menekankan, Bank Indonesia tetap waspada terkait pelemahan kurs rupiah. Dengan demikian, kedepannya BI pun tetap membiarkan mekanisme pasar bekerja.

“Tidak ada perubahan sama sekali dengan sebelumnya. Pada saat melemah dan menguat. Kita lihat fundamental level seperti apa, dan tetap mekanisme pasar yang dikedepankan. Kita tetap menjaga stabilitas,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah di perdagangan pasar spot hari ini, Rabu 21 November 2018. Rupiah melemah 0,17 persen dibanding posisi penutupan pasar awal pekan, yakni Rp 14.610 per dolar AS.

Namun begitu, Dody menilai kurs rupiah masih terbilang baik dan positif. Menurutnya, hal itu bisa dilihat dari lancarnya indikator aliran modal asing masuk ke RI, yang menandakan adanya kepercayaan pasar global terhadap Indonesia. (Pramuji)