Anak Indonesia Rentan Terkena Stunting

0
Foto: Ilustrasi

JAKARTA (Suara Karya): Anak-anak Indonesia dinilai masih rentan mengalami berbagai permasalahan terkait dengan kesehatan dan gizi, seperti gaya hidup kurang aktif, malnutrisi, kekurangan vitamin D, serta gangguan pertumbuhan fisik atau stunting.

Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro produsen susu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (12/5) mengutip hasil studi SEANUTS (South East Asian Nutrition Survey) yang diinisiasi oleh Friesland Campina pada 2012.

“Survei dilakukan terhadap lebih dari 16.000 anak usia 6 bulan – 12 tahun, menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia masih banyak yang mengalami berbagai permasalahan terkait dengan kesehatan dan gizi, seperti gaya hidup kurang aktif, malnutrisi, kekurangan vitamin D serta gangguan pertumbuhan fisik atau stunting,” katanya.

Hal itu disebabkan salah satunya karena pola dan gaya hidup yang kurang sehat dan aktif.

Oleh karena itu, pihaknya dengan menggunakan hasil studi SEANUTS berupaya untuk meningkatkan edukasi tentang gaya hidup sehat dan aktif.

“Kami juga melakukan perbaikan sarana-sarana olahraga dan bersama-sama anak-anak menerapkan kebiasaan minum susu dan rutin berolahraga sambil menyambut Hari Susu Sedunia pada 1 Juni 2018,” kata Andrew.

Pihaknya melakukan upaya perbaikan lapangan olahraga di delapan sekolah dasar di delapan kota yang juga dirangkai dengan diskusi tentang kebaikan gizi yang terkandung dalam susu, minum susu bersama, dan olahraga bersama guru dan siswa.

Rangkaian acara menyambut perayaan Hari Susu Se-Dunia 2018 oleh Frisian Flag dilaksanakan mulai 8 hingga 15 Mei 2018 di Makassar, Yogyakarta dan Pekanbaru (8/5), Bandung (9/5), Jakarta dan Surabaya (11/5), Banjarmasin (14/5), dan berakhir di Palembang (15/5).

Lebih dari 6,000 anak di delapan Sekolah Dasar mendapatkan edukasi dari Frisian Flag mengenai pentingnya kebiasaan minum susu setiap hari dan rutin berolahraga. (Tri Wahyuni)