Andi Amran Dorong Peningkatan Ekspor Domba 

0
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berada di Surabaya untuk melepas ekspor perdana ternak domba potong ke Malaysia. (Antara Foto)

SURABAYA (Suara Karya): Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan ekspor domba, khususnya ke Malaysia yang selama ini banyak mengimpor komoditas tersebut dari Australia.

“Selama ini Malaysia mengimpor domba dari Australia. Padahal Indonesia memiliki potensi besar dengan harga yang lebih terjangkau, dan letak geografisnya lebih dekat sehingga biaya transportasi pengirimannya bisa jauh lebih murah,” ujarnya di Surabaya, Kamis (28/6).

Menteri Amran berada di Surabaya untuk melepas ekspor perdana ternak domba potong oleh PT Inkopmar Cahaya Buana ke Malaysia.

Dia mengatakan terdapat 60 ribu ekor domba potong yang akan di ekspor ke Malaysia. Sementara pada pengiriman perdana sebanyak 2.100 ekor senilai Rp3,78 miliar.

“Domba yang diekspor adalah jantan jenis ekor tipis yang diperuntukkan sebagai ternak potong,” katanya.

Dia berharap kegiatan ekspor seperti ini terus berkelanjutan.

“Kebutuhan domba di Malaysia sebanyak 5.000 ekor per bulan diharapkan dapat dipasok dari Indonesia. Itu artinya kebutuhan Malaysia yang sebesar 60 ribu ekor domba per tahun dapat dipenuhi,” ujarnya.

Menteri Amran optimistis ekspor domba dan juga kambing dari Indonesia dapat terus meningkat.

Mengacu pada statistik peternakan, dia mengungkapkan, populasi kambing atau domba secara nasional pada 2017 mencapai 35.052.653 ekor.

Dari angka tersebut, sebanyak 4,72 juta ekor berada di Jawa Timur. Sedangkan produksi daging kambing atau domba pada 2017 mencapai 124.842 ton per tahun.

“Secara neraca mengalami surplus dibandingkan dengan kebutuhan nasional dengan konsumsi masyarakat terhadap daging kambing atau domba sekitar 13.572 ton per kapita per tahun. Kelebihannya ini bisa diekspor ke negara lain,” ucapnya. (Pram)