PANDEMI COVID-19
Anies Ajak ASN Gerak Cepat Pulihkan Ekonomi Jakarta

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan pesan terhadap para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk segera bergerak untuk mengembalikan situasi ekonomi Jakarta yang terdampak gegara Covid-19. Hal ini disampaikannya melalui video di kanal YouTube resmi Pemprov DKI Jakarta, Jumat (29/5/2020).

“Di depan kita ada bencana kesehatan. Di depan kita ada krisis ekonomi. Fokus kita adalah menghadapi itu semua, menyelesaikan semua dampaknya. Kita bertanggung jawab untuk mengembalikan. Kita bertanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dan semua ASN DKI Jakarta harus fokus pada tugasnya, harus fokus pada masa depan, harus fokus pada rakyat Jakarta!,” ucapnya.

Dalam keterangannya dia merinci Pendapatan pajak Jakarta turun dari Rp 50,17 triliun menjadi Rp22,5 triliun. Berikut juga dengan anggaran DKI Jakarta juga turun dari yang semula Rp 87,9 triliun menjadi Rp47,2triliun.
Untuk itu kebijakan alokasi anggaran untuk bantuan bagi warga yang ekonominya terdampak Covid pun perlu dilakukan, yang berimbas pada pemangkasan Tunjangan Kinerja Daerah para ASN.

“Konsekuensinya, keputusan relokasi anggaran harus diambil. Tidak ada pilihan! Dalam kondisi pendapatan yang berkurang separuh, maka kita harus lakukan relokasi, kita harus melakukan pengurangan anggaran di berbagai sektor belanja langsung, belanja tidak langsung. Semua mengalami pemangkasan dan pemangkasannya drastis,” paparnya.

“Di balik pemangkasan itu semua, program-program yang terkait dengan bantuan rakyat prasejahtera dipertahankan. Anggaran sebesar Rp4,8 triliun untuk rakyat prasejahtera tidak diubah. Biaya menangani bencana yang semula hanya Rp188 miliar, sekarang menjadi Rp5 triliun. Ini adalah untuk penanganan kesehatan, dampak sosial ekonomi, bantuan-bantuan sosial yang terkait dengan Covid-19,” tambahnya melengkapi.

Meski begitu Anies dalam pernyataan menekankan agar para ASN tidak mengeluh karena kondisi ini. ASN justru kata dia harus menunjukkan jiwa ksatriannya ditengah krisis ekonomi yang melanda Jakarta saat ini.

“Saudara-saudara para ASN Pemprov DKI Jakarta yang saya hormati, yang saya banggakan, saya ingin ingatkan kepada kita semua bahwa kita adalah penyelenggara negara. Tugas kita adalah melindungi rakyat. Keselamatan rakyat adalah prioritas nomor satu. Dalam kondisi apapun, sikap kita harus jelas. Menomorsatukan rakyat daripada diri sendiri, apalagi dalam kondisi penuh cobaan seperti sekarang ini,” ungkapnya.

“Saya perintahkan kepada semua ASN di Pemprov DKI Jakarta untuk bersikap sebagai penyelenggara negara yang ksatria, yang tangguh, yang tabah, yang tak lunglai menghadapi cobaan. Kita berada di garis terdepan. Kita harus beri contoh sikap tangguh,” tambahnya mengakhiri. (Andara Yuni)