Aplikasi ‘MONIKS’ BPJS Kesehatan Raih Penghargaan Internasional

0
Dirut BPJS Kesehatan, Fachmi Idris dalam acara '37th ASSA Board Meeting' yang digelar National Social Security Fund (NSFF) secara virtual dari Kamboja, Rabu (9/12/20). (Suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendapat penghargaan ‘ASSA Recognition Award’ dari Asean Social Security Association (ASSA) untuk kategori ‘Continious Improvement Recognition Award’.

Penghargaan diserahkan Chairman ASSA periode 2019-2020, Omar Mohd Dali kepada Dirut BPJS Kesehatan, Fachmi Idris dalam acara ’37th ASSA Board Meeting’ yang digelar National Social Security Fund (NSFF) secara virtual dari Kamboja, Rabu (9/12/20).

Fachmi menjelaskan, BPJS Kesehatan mendapat penghargaan karena dinilai berhasil dalam mengembangkan inovasi ‘One Stop Apps: Monitoring of Strategic Cooperation Implementation’ atau Aplikasi Monitoring Kerja Sama Strategis (MONIKS).

“Lewat aplikasi MONIKS, semua kemitraan strategis BPJS Kesehatan dengan institusi, kementerian dan lembaga nasional maupun internasional, dapat dipantau secara real time,” tuturnya.

Ditambahkan, Kantor Kedeputian Wilayah dan Kantor Cabang BPJS Kesehatan mencatat perkembangan pelaksanaan kerja sama di aplikasi MONIKS secara berkelanjutan, mulai dari jumlah kerja sama, kemajuan implementasi kerja sama hingga pembuatan sistem peringatan dini hingga berakhirnya masa kerja sama.

“Hingga Oktober 2020, BPJS Kesehatan menjalin 135 kerja sama dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri. Aplikasi MONIKS membantu kami memantau hasil kerja sama secara real time dan komprehensif, yang berguna dalam menentukan kebijakan,” katanya.

Penghargaan dari ASSA, lanjut Fachmi, diharapkan menjadi motivasi bagi para pihak agar terus berinovasi dalam pengelolaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sehingga hasilnya kian optimal.

Selain Indonesia, perhelatan ’37th ASSA Board Meeting’ yang digelar National Social Security Fund (NSFF) juga dihadiri negara anggota ASSA lainnya, seperti Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Myanmar, Thailand dan Vietnam. Ada 15 lembaga jaminan sosial yang bergabung didalamnya, termasuk BPJS Kesehatan.

Sebagai informasi, BPJS Kesehatan juga menjalin hubungan kemitraan dengan sejumlah institusi internasional lain yang berkaitan dengan jaminan kesehatan sosial, seperti National Health Insurance Service (NHIS) Korea Selatan, Japan International Corporation Agency (JICA), The Health Insurance Review and Assesment Service (HIRA) Korea Selatan, Sosyal Guvenlik Kurumu (SGK) Turki dan International Social Security Association (ISSA). (Tri Wahyuni)