Awal Tahun 2021, Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Ukir Tinta Emas

0

JAKARTA (Suara Karya) : Awal tahun 2021 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) langsung menggebrak pentas olahraga dengan mengukir “tinta emas”. Hal itu terjadi setelah mengumpulkan 4 medali emas dan 3 perak serta 1 perunggu dalam National Virtual Sport Competition yang digelar Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Jatim.

“Membuka kenangan manis diawal tahun 2021 mempersembahkan medali emas, perak dan perunggu dipentas olahraga nasional merupakan prestasi yang membanggakan. Semoga prestasi ini dapat diikuti mahasiswa dibidang lain dalam mengibarkan bendera UNJ,”tegas Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNJ, Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si di Jakarta, kemarin.

Abdul Sukur yang juga mantan perenang nasional mengatakan, melalui prestasi mahasiswa nama baik UNJ semakin berkibar dikawasan Nusantara dan tingkat internasional tentunya. Untuk itu dia tidak henti-hentinya memberikan dorongan semangat pada mahasiswa yang tampil dalam lomba bidang apapun, baik olahraga, ilmiah maupun kesenian.

Seperti halnya dalam Virtual Sport Competition yang digelar BAPOMI Jatim dengan mempertandingkan tujuh cabang olahraga dan mahasiswa UNJ berhasil mengumpulkan 4 medali emas dan 3 perak serta 1 perunggu.

Medali emas yang diukir mahasiswa UNJ dipersembahkan melalui cabang tim bola voli putri, tim karate putri, dan cabang silat putra-putri. Sedang untuk medali perak diraih lewat cabang tim karate putra – putri serta futsal putra. Adapun 1 medali perunggu diraih tim cabang silat putri.

Atas prestasi yang diraih para mahasiswa UNJ itu lagi – lagi Abdul Sukur memberikan apresiasi dan tak lupa mengucapkan terima kasih seoptimal mungkin pada Dosen pembimbing dan pelatih yang selama ini memberikan arahan pada para mahasiswanya untuk berprestasi maksimal dibidangnya masing-masing.

Dengan harapan, prestasi yang ditoreh ditingkat nasional dapat dipertahankan dan dikembangkan lagi kedunia internasional. Pasalnya, kedepan masih banyak event-event lain yang menunggu seperti POMNAS dan POM ASEAN. (***)