Badan Bahasa Gandeng 5 Kampus di Sumsel Perkuat Program Prioritas

0

JAKARTA (Suara Karya): Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) menjalin kerja sama dengan 5 perguruan tinggi di Sumatra Selatan (Sumsel) dalam bidang kebahasaan.

Naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani Kepala Badan Bahasa Endang Aminudin Aziz dengan 5 rektor perguruan tinggi mitra di Kota Palembang, Sumsel, Selasa (1/3/22).

Kepala Badan Bahasa memaparkan tiga program unggulan Badan Bahasa yang akan digarap bersama perguruan tinggi mitra. Tiga program tersebut, antara lain revitalisasi bahasa daerah.

“Di Sumatra Selatan ini banyak sekali bahasa daerahnya. Tetapi penuturnya terus berkurang. Untuk itu, Badan Bahasa bersama 5 perguruan tinggi di Sumsel akan melakukan beragam kegiatan untuk revitalisasi bahasa daerah di wilayah tersebut,” ucap Aminudin.

Program prioritas kedua adalah Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI). UKBI merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa para penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran terendah hingga tertinggi.

Kini tersedia UKBI Adaptif yang dapat dilakukan secara daring. “Saya bisa jamin UKBI ini sudah sekelas TOEFL atau IELTS. Saya ajak sivitas akademika di 5 kampus p di sini untuk menggunakan UKBI secara lebih luas lagi,” tuturnya.

Terkait internasionalisasi bahasa Indonesia, Badan Bahasa terus memperkuat program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Saat ini tersebar 83 ribu pengajar BIPA di 43 negara. Mereka bertugas menjadi pengajar bahasa Indonesia bagi warga negara asing yang berminat.

“Jika ada mahasiswa, dosen atau lulusan dari lima perguruan tinggi yang memiliki kompetensi untuk menjadi bagian dari program BIPA, beritahu kami. Setiap tahun, secara rutin kami mengirim guru bahasa Indonesia ke luar negeri. Di masa pandemi ini, kami melaksanakannya secara daring,” katanya.

Adapun 5 perguruan tinggi yang menjadi mitra Badan Bahasa adalah Universitas Baturaja, Universitas PGRI Palembang, Universitas Tridinanti, Universitas Bina Darma dan Universitas Nurul Huda.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Tridinanti, Manisah mengatakan, strategis kerja sama antara kampus dengan Badan Bahasa pada akhirnya akan meningkatkan kompetensi pada mahasiswa.

Hal senada dikemukakan Rektor Universitas PGRI Palembang Bukman Lian. Kerja sama Badan Bahasa dengan perguruan tinggi akan memberi kemudahan dalam peningkatan kompetensi dosen maupun Mahasiswa. “Jadi, kita saling mengisi dalam bidang kebahasaan,” ujar Bukman. (Tri Wahyuni)