Bahana Line Desak PN Niaga Surabaya Pailitkan Meratus Line

0

JAKARTA (Suara Karya): PT Bahana Line mendesak Pengadilan Negeri Niaga Surabaya segera memutuskan untuk mempailitkan PT Meratus Line. Desakan itu timbul lantaran perusahaan tersebut dinilai tidak ada itikad baik untuk membayar utang sebesar Rp50 miliar.

Kuasa hukum PT Bahana Line, Syaiful Ma’arif saat sidang PKPU di Pengadilan Negeri Niaga Surabaya menyatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan tersebut pada hakim pengawas dan hakim pemutus, pada Selasa (1/11/2022).

“Benar, sudah kita ajukan permohonan pengakhiran PKPU pada hakim pengawas,” kata Syaiful, Selasa (1/11/2022).

Menurut Syaiful, permohonan pengakhiran PKPU ini terpaksa diajukan lantaran selama masa proses PKPU pihak Meratus Line tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan tanggungannya.

“Padahal, dalam masa PKPU Sementara dan Tetap itu, sudah diberikan waktu total sebanyak 165 hari. Namun, waktu tersebut nyatanya tidak dipergunakan dengan baik oleh pihak PT Meratus Line untuk memasukkan proposalnya,” katanya.

Diketahui, awalnya dalam PKPU Sementara, Meratus sudah diberikan waktu selama 45 hari. Lalu, sampai ada perpanjangan waktu dalam PKPU Tetap hingga 120 hari juga tidak terlihat ada itikad baik untuk menyelesaikan tanggungannya. Yang mereka masukkan hanya rencana proposal saja.

Dalam proses PKPU Tetap itu, PT Bahana Line justru melihat bahwa PT Meratus Line diduga sengaja mengulur-ulur waktu pembayaran kewajibannya pada pihak kreditur. Upaya tersebut terlihat dari penundaan berkali-kali yang diajukan oleh Meratus. (Bobby MZ)