Bahas Materi Kemasan, Smesco Lakukan Temu Mitra di Sulbar

0

JAKARTA (Suara Karya): Direktur Utara Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPP- KUMKM) atau SMESCO Indonesia, Emilia Suhaimi, melakukan kegiatan temu mitra KUKM produk unggulan daerah, di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini difokuskan pada materi kemasan meningkatkan nilai jual produk.

Temu mitra ini, dilakukan pada 18/3/2019) dengan menghadirkan 40 peserta UKM lokal, serta ahli di bidang packaging produk, Darningsih, yang hadir sebagai narasumber.

Kegiatan ini, diselenggarakan di sela-sela acara pelaksanaan sinergi program di daerah tersebut yang bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Pada kesempatan tersebut, hadir Ketua Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla dan Tim Penggerak PKK.

Kegiatan ini, merupakan lanjutan dari program yang sama yang telah dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Kemenkop dan UKM juga memberikan bantuan kepada pelaku KUMKM Sulteng yang terdampak bencana, seperti Palu, Sigi, dan Donggala, dengan total bantuan senilai Rp 750 juta.

Namun sebelum bantuan diberikan, UMK calon penerima bantuan, terlebih dahulu dilakukan seleksi oleh Dinas Koperasi dan UKM Kab/Kota setempat.

LLP KUMKM pada acara tersebut, dipercayakan sebagai penanggungjawab kegiatan dengan mendapat dukungan dari pemerintah provinsi setempat.

“Diterima secara khusus oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Bapak Muhammad Idris di Rumah Dinas beliau dengan didampingi oleh Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan beserta jajarannya. Arahan Sekda melihat dari sisi kemanfaatan dan output dari kegiatan ini,” papar Emilia, dalam keterangannya, kemarin.

Emilia mengatakan dengan kemasan produk yang baik dari sisi bentuk dan desain dapat meningkatkan nilai jual suatu produk. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, UKM binaan Smesco Indonesia mendapat pengetahuan lebih mengenai kemasan produk yang baik dan dapat diaplikasikan pada masing-masing produk UKM itu sendiri,” tutur Emilia.

Lurah Bebanga Rusdin Ch, yang ikut hadir dalam acara itu meminta dukungan pemerintah mengadakan kegiatan pelatihan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir. Pada 29 Februari 2019 lalu 5 dusun di Bebanga, Mamuju dilanda banjir bandang, yakni Ahuni, Kampung Baru, Makarama, Saluleang, dan Samak.

“Kami berharap pemerintah dapat memberikan pelatihan untuk ibu dan bapak terdampak bencana. Juga merehabilitasi rumah-rumah yang terkena bencana. Masyarakat sangat mengharapkan bantuan tersebut,” kata Rusdin. (Gan)