Bangun 10 Pabrik Penggilingan, Bulog Jadi “King of Rice” Nasional

0

KENDAL (Suara Karya): Perum Bulog membangun 10 unit pabrik penggilingan dan pengolahan beras modern Modern Rice Milling Plant (MRMP) di berbagai daerah sentra produksi padi Indonesia. Hal ini dilakukan dalam rangka menjalankan penugasan dari pemerintah sebagai penjamin ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga pangan khususnya beras.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, pihaknya mempunyai cita-cita besar untuk menjadi “King of Rice” atau raja perberasan nasional. Demi mewujudkannya, Bulog membangun puluhan infrastruktur penggilingan beras, untuk menunjang produksi beras secara optimal dan juga dengan kualitas premium.

Pembangunan infrastruktur MRMP lanjut Buwas, salah satunya bertujuan untuk membantu petani dan menyederhanakan alur proses pengolahan beras yang terpusat dalam fasilitas pengolahan gabah hasil panen berbasis teknologi modern yang terdiri dari mesin pengering (dryer), unit penggilingan padi (RMU) sebagai mesin konversi gabah menjadi beras dengan dilengkapi teknologi penyortir warna (color sorter).

“Satu unit MRMP Bulog seperti yang di Kendal ini dilengkapi dengan mesin pengering berkapasitas 120ton/hari, RMU berkapasitas 6 ton/jam dan 3 unit SILO berkapasitas simpan 2.000 ton,” kata Buwas dalam acara Press Tour dan Media Gathering Forum Wartawan Bulog di MRMP Kendal, Jawa Tengah, Kamis (21/7/2022).

Menurut Buwas, progres investasi proyek MRMP di Kendal, Sragen dan Subang telah 100% rampung dan siap digunakan untuk kegiatan operasi infrastruktur pengolahan untuk manufaktur perberasan di Perum Bulog. MRMP Kendal sendiri sudah mulai beroperasi sejak awal Juli 2022 yang lalu.

Dengan penguatan infrastruktur ini Bulog diharapkan menjadi BUMN Pangan yang dapat menjalankan penugasan pemerintah dengan baik dalam melaksanakan produksi, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian pangan pokok yang ditetapkan oleh pemerintah. (Bayu)