Bawaslu Kota Bekasi Temukan 16 Kasus Pelanggaran Pilkada 2018

0

BEKASI (Suara Karya): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi telah menangani sejumlah kasus dugaan pelanggaran sepanjang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) gubernur/wakil gubernur Jawa Barat dan wali kota/wakil wali Kota Bekasi pada 27 Juni 2018.

“Yang sudah ditangani ada sekitar 16 kasus (dugaan pelanggaran),” ungkap Ketua Bawaslu Kota Bekasi Tommy Suswanto di Bekasi, Senin (20/8).

Namun Bawaslu sendiri belum menerima laporan secara eksplisit. Bawaslu setempat masih membutuhkan update ditingkat bawah.

“Karena ada pelanggaran yang bisa di eksekusi dari bawah seperti pelanggaran administrasi ditingkat kecamatan,” tambahnya.

Tommy mengatakan, hasil dari temuan panwas ditingkat kecamatan berkaitan dugaan pelanggaran di kampanye sudah ditangani prosesnya.

“Seperti contohnya pada sekolah Al Abror. Karena berkampanye di sekolah,” ujarnya.

Tommy menambahkan, Bawaslu sudah melaksanakan agenda rapat koordinasi evaluasi terkait penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pada pemilihan gubernur/wakil gubernur Jawa Barat dan wali kota/wakil wali kota Bekasi, dan sudah melaksanakan rapat yang akan menjadi tolok ukur dari indeks kerawanan pemilu tahun depan di sebuah hotel di Kota Bekasi.

“Agenda ini nantinya akan menjadi tolak ukur dari indeks kerawanan pada pemilu di 2019,” kata dia. (indradh)