DAMPAK COVID-19
BAZNAS Ajak Masyarakat Donasi untuk Pendidikan

0
(suarakarya.co.id/Dok Humas BAZNAS)

JAKARTA (Suara Karya): Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengajak masyarakat berdonasi untuk meringankan beban pendidikan anak di tengah krisis Covid-19. Nantinya dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Program Beasiswa Pasca Pandemi bekerja sama dengan Surya Edukasi Bangsa Foundation (SEBAF) dan Indonesia Scholarship Center (ISC).

Saat ini akibat pandemi Covid-19, berbagai sektor ikut terdampak krisis, termasuk pendidikan. Kondisi sulit seperti sekarang tentunya membutuhkan sinergi masyarakat untuk saling membantu dan keluar dari krisis.

Program Beasiswa Pasca Pandemi akan menyasar anak yang tinggal di kawasan dengan dampak pandemi corona tertinggi, yakni di Jabodetabek dan diprioritaskan untuk anak dari tenaga medis yang meninggal karena Covid-19, anak dari orangtua yang meninggal karena Covid-19 (dikhususkan untuk keluarga tidak mampu), dan anak dari orangtua yang ekonominya terdampak Covid-19 seperti guru honorer, buruh harian, atau dalam kategori tidak mampu.

Adapun penerima manfaat dikategorikan menjadi tiga, yakni siswa/siswi SMP kelas IX yang akan melanjutkan ke jenjang SMA, siswa/siswi SMA kelas XII yang akan ke Perguruan Tinggi, dan mahasiswa aktif di PTN atau PTS dengan IPK minimal 3.00.

Direktur Utama BAZNAS M Arifin Purwakananta di Jakarta, Jum’at (8/5/2020) mengatakan, pihaknya menyambut positif program ini dan berharap partisipasi aktif masyarakat dalam membantu anak mendapatkan pendidikan yang layak di tengah pandemi. Menurutnya, hal ini akan sangat membantu masyarakat terdampak untuk bisa keluar dari krisis Covid-19. Pasalnya, saat ini efek dari Covid-19 berimbas kepada hampir semua sektor, termasuk pendidikan.

“Peran serta berbagai lembaga seperti ini sangat baik untuk meringankan beban saudara-saudara kita di tengah krisis Covid-19 yang melanda Indonesia. Seperti kita ketahui bersama, berbagai sektor sudah terganggu akibat adanya pandemi Covid-19, tak hanya ekonomi dan kesehatan, tapi juga pendidikan,” ujarnya.

Arifin menambahkan, ia berharap program ini dapat memberi suntikan semangat belajar siswa sekolah maupun mahasiswa. Selain itu, Arifin juga berharap program ini akan dicontoh oleh berbagai pihak untuk memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Hal senada juga diungkapkan Didin Nurudin Hidayat selaku Executive Director Indonesia Scholarship Center. Ia mengajak semua pihak terutama lembaga-lembaga pendidikan dan beasiswa yang ada di Indonesia agar mendukung program ini. Menurutnya, dibutuhkan peranan semua pihak untuk membawa perubahan bagi pendidikan Indonesia, terlebih di masa pandemi seperti saat ini.

“Mari kita bangun persatuan dan kolaborasi lembaga pendidikan dan beasiswa di Indonesia untuk bersama-sama memberikan optimisme dan harapan kepada masyarakat dalam merawat pendidikan anak-anak di Indonesia, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Sementara itu, Findo Gading selaku perwakilan Surya Edukasi Bangsa Foundation menyebut bahwa pihaknya menyadari dampak corona ini akan sangat luas. Maka pihaknya bersama BAZNAS dan ISC berharap masyarakat akan saling membantu dan tolong menolong dalam program ini.

“Kami bersama menyadari bahwa dampak pandemi ini sangat luas sekali dan menjadi tanggung jawab bersama. Saya melihat, sangat besar potensi anak-anak Indonesia yang akan putus sekolah karena orangtuanya menjadi korban pandemi ataupun yang terdampak. Untuk kami, dari SEBAF bersatu bersama BAZNAS dan ISC menggalang dana untuk membantu biaya pendidikan anak bangsa yang terdampak pandemi ini,” ujar Findo.

“Kami berharap, di tengah Ramadan ini masih banyak dermawan yang ingin mendonasikan sebagian rezekinya melalui program ini. Karena sama-sama kita tahu, donasi dalam pendidikan adalah amal jariyah yang InsyaAllah amal baiknya akan terus mengalir ke para donatur.” kata Findo. (Pramuji)