BAZNAS dan BCA Syariah Bersinergi Tingkatkan Ekonomi Mustahik melalui Gerobak Jajan Sehat

0

JAKARTA (Suara Karya): BCA Syariah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dalam program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui zakat produktif, untuk mendorong mustahik menjadi micropreneur berdaya. Tujuannya adalah mewujudkan kemandirian puluhan pengusaha mikro melalui pemberian modal usaha, pendampingan, serta pelatihan untuk membantu mustahik mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. Sebanyak 28 mustahik di Bekasi yang penghasilan utamanya sebagai pedagang makanan menjadi sasaran dari program pada tahun ini.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh BAZNAS dan BCA Syariah melalui Zoom dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Kamis (29/4). Dalam kegiatan ini turut hadir Direktur Utama BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta dan Direktur BCA Syariah Pranata serta seluruh pelaku UMKM penerima program Gerobak Jajan Sehat.

“Adapun BCA Syariah melalui BAZNAS menyalurkan dana zakat nasabah BCA Syariah untuk program pemberdayaan ekonomi Gerobak Jajan Sehat. Dengan program ini, para mustahik mendapatkan bantuan modal usaha, pembaruan gerobak agar lebih menarik bagi pembeli, serta pelatihan-pelatihan mengenai mengolah makanan dengan higienis, mengatur keuangan dan sebagainya,” kata M Arifin Purwakananta.

Sebanyak 28 mustahik penerima program Gerobak Jajan Sehat merupakan masyarakat Kota Bekasi dengan aneka jenis jajanan yang dijual seperti pempek, bakso bakar, cilok, dinsum, roti bakar, somay dan sosis bakar. Seluruh mustahik telah mendapatkan perlengkapan berupa gerobak atau booth portable serta bahan baku usaha.

Sahrudin (43) mengungkapkan terima kasihnya kepada seluruh muzaki dari BCA Syariah dan BAZNAS. Sahrudin sebelumnya merupakan seorang kuli bangunan, dan beralih dagang karena Covid-19 dengan modal seadanya.

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan gerobak dan modal usaha ini saya sangat bersyukur sehingga saya bisa usaha kembali. Ucapan terima kasih semoga BCA Syariah dan BAZNAS lancar.” ujar Sahrudin, seperti dilansir laman baznas.go.id.

Nantinya seluruh mustahik akan mendapatkan pendampingan secara intensif selama satu tahun dengan pendampingan berupa pelatihan pengembangan usaha, keagamaan dan sosial. Dengan harapan nantinya seluruh mustahik dapat secara mandiri memaksimalkan potensi usaha mereka dan sehingga apa yang dicitakan BAZNAS dengan mentransformasikan mustahik menjadi muzaki dapat terwujud. (Pram)