BAZNAS dan BPKH Salurkan APD ke RS Akademik UGM

0

JAKARTA (Suara Karya): Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) dalam upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 ke Rumah Sakit Akademik UGM Yogyakarta.

Bantuan yang diberikan kepada RS Akademik UGM, Yogyakarta senilai Rp1,5 miliar untuk peralatan pelindung diri (APD). Penyaluran tahap pertama sebanyak 5.347 APD disalurkan oleh tim Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta berupa disposable coverall gawn, medical google oxford, medical boots ando, N95 mask 3M seri 8210, surgical mask sensi, sterile glove maxter, no-steril glove sensi, medical head cover sensi, shoes cover onemed untuk tim medis rumah sakit yang selalu bertugas tiap harinya untuk menerima pasien suspect Covid-19.

“Kami atas nama Rumah Sakit Akademik UGM sekali lagi mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan. Semoga bermanfaat untuk kami. Semoga rekan-rekan semua diberikan rezeki, kesehatan, diberikan kemudahan kelancaran dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujar Dewi, perwakilan dari RS Akademi UGM.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji, Anggito Abimanyu mengapresiasi tinggi tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Bekerja, beribadah, dan belajar dari rumah saja, sebab tingkat keterpaparan masyarakat terhadap Covid-19 masih tinggi,” ujarnya.

Selain itu, Anggito juga berharap agar semua pihak disiplin dalam menjalankan arahan pemerintah, seperti pembatasan sosial berskala besar (PSBB), penerapan menjaga jarak, serta berperilaku hidup bersih dan sehat. Menurutnya, hal itu semata-mata untuk kebaikan bersama, yakni memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Direktur Utama BAZNAS M Arifin Purwakananta mengapresiasi pemberian bantuan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19. Menurutnya, bantuan ini terasa akan sangat berarti dan turut membantu pemerintah dalam memberantas Covid-19. Apalagi tugas tenaga medis sangatlah berat di tengah pandemi corona, karena sebagai garda terdepan penanganan pasien yang tentunya harus diimbangi dengan perlindungan diri yang memadai.

“Bantuan ini diharapkan bisa menanggulangi penyebaran Covid-19 di daerah-daerah, setelah sebelumnya BAZNAS dan BPKH juga menyalurkan bantuan di RS Haji Jakarta dan RS UIN Syarif Hidayatullah,” ujarnya.

Arifin pun berharap, penyaluran donasi ini akan menginspirasi banyak pihak untuk turut menyumbang kepada tenaga medis atau masyarakat terdampak pandemi corona.

Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program kemaslahatan BPKH untuk membantu menanggulangi COVID-19. Sebelumnya BPKH bersama BAZNAS juga telah memberikan bantuan senilai Rp6,5 miliar yang diberikan kepada dua rumah sakit, yakni RS Haji, Jakarta dan RS UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Banten. (Pram)