BAZNAS Gelar Kelas Online Bahas Strategi Kuliner Lokal Menjadi Selera Nasional

0

JAKARTA (Suara Karya): Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Microfinance (BMFi) menghadirkan kembali Microfinance Online Class (MOC) edisi ke 2, pada Rabu (31/3). Permasalahan terkait dampak COVID-19, khususnya pada aspek ekonomi masyarakat mikro, masih menjadi perhatian utama dalam MOC seiring meluasnya dampak tersebut dalam kehidupan masyarakat kecil.

MOC ini merupakan episode ke 2 pada semester 1 tahun 2021 dari 8 tema pokok bahasan yang dikupas dengan mengusung tema besar “Keluar dari Kemelut Covid 19″.

Episode kali ini membahas tentang “Kuliner Lokal Menjadi Selera Nasional”. MOC disiarkan langsung di kanal YouTube BAZNAS TV pada pukul 09.00-11.00 WIB. Pemateri utama yaitu Content Creator Channel Youtube Berburu Kuliner, Lutfi Pramudya Arya Putra dan Founder Warunk Upnormal Coffe & Bakso Boedjangan, Angga Nugraha.

Pada pemaparannya Lutfi Pramudya Arya Putra menjelaskan tentang tips dan trik bagaimana membuat produk kuliner lokal bisa menjadi selera nasional. Selain itu Lutfi menjelaskan bagaimana strategi membuat kuliner lokal bisa menjadi viral pada skala nasional.

“Produk kuliner lokal di Indonesia sangat beragam dan memiliki cita rasa serta keunikan yang khas, tinggal bagaimana kita memperkuat faktor menarik lainnya karena pada saat ini peluang bisnis kuliner bukan hanya sekadar Eat as Neccesity tetapi market juga sudah available digarap ceruk market Eat as Experience”, ujar Lutfi, seperti dilansir laman baznas.go.id.

Sedangkan pemateri kedua, Angga Nugraha menyampaikan materi terkait langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membangun usaha kuliner bagi pelaku usaha mikro. Angga juga menyampaikan selain modal operasional usaha, perlu dimiliki beberapa hal mulai dari ketrampilan menciptakan value added product dan motivasi pelaku usaha mikro untuk terus maju dalam membangun usaha kuliner yang dijalankan.

“Dalam menjalankan sebuah bisnis, perlu adanya tahapan serta target yang harus kita jalankan dan raih agar mau kemana usaha ini dikembangkan bisa terarah. Modal dalam menjalankan usaha bukan hanya terpaku pada budget operasional saja, namun perlu juga keterampilan dan kejelian dalam membaca peluang market yang bisa kita target dengan produk kuliner yang kita tawarkan ke pasar yang tersedia. Dan yang tak kalah penting perlu penciptaan nilai tambah dari produk kuliner yang kita create, hal tersebut akan menjadi modal sekaligus faktor pembeda untuk bersaing pada market yang kita tuju,” ujar Angga.

Microfinance Online Class merupakan salah satu kegiatan yang diinisiasi oleh BAZNAS Microfinance untuk memberikan edukasi kepada tim BMFi, pengelola BMD, pelaku usaha mikro dan masyarakat luas terkait pengembangan berbagai pokok bahasan menarik terkait problematika pelaku usaha mikro dengan menghadirkan solusi maupun inovasi terkait pengembangan usaha mikro. (Pramuji)