BAZNAS Kirim Amil ke Forum Pemuda Asia Pasifik Perkenalkan Zakat ke Dunia

0
Randi Swandaru (kiri) dan anggota Baznaz Irsyadul Halim dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (4/11/19). (suarakarya.co.id/indra)

JAKARTA (Suara Karya): Salah seorang Amil Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Randi Swandaru terpilih menjadi duta Indonesia untuk pertemuan pemuda Asia Pasifik yang akan digelar selama 10-14 Desember di Kuala Lumpur Malaysia.

Randi Swandaru yang juga Kepala Divisi (Kadiv) Pendayagunaan Baznaz mengungkapkan, melalui forum tersebut akan memperkenalkan kepada masyarakat dunia zakat sebagai dana yang bisa mengatasi kesenjangan dan kemiskinan di dunia.

“Kesempatan ini akan menjadi salah satu peluang untuk memperkenalkan zakat ke forum internasional tersebut. Tujuan saya ingin syiarkan zakat kepada dunia. Dengan tema Itu, bagaimana zakat bisa menjadi pendaaan untuk mengatasi kesenjangam dan kemiskinan. Sehingga pendaan zakat ini bisa menjadi lebih luas,” kata Randi Swandaru dalam keterangan pers di Kantor Baznaz, Jakarta, Rabu (4/11/2019).

Randi akan mewakili Indonesia bersama 18 orang pilihan lainnya, menjadi salah satu dari 200 pemimpin muda dari 33 negara, dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Obama Foundation Leaders regional Asia Pasifik.

“Saya bersyukur bisa terpilih menjadi salah satu peserta Obama Foundation Leaders. Ini menjadi momentum yang baik untuk menyuarakan zakat kepada masyarakat dunia,” ujarnya.

Meski diakui tema kesenjangan dan kemiskinan yang membawa Randi ke pertemuan pemuda Asia Pasifik tersebut bukan sebagai tema baru tetapi sangat terkait dengan peranan zakat sebagai kegiatan keagamaan untuk mengatasi masalah kesenjangan dan kemiskinan tersebut.

Ia berharap sepulangnya dari mengikuti forum tersebut, akan mendapatkan ilmu baru yang dapat diaplikasikan ke dalam dunia zakat demi mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Anggota BAZNAS, Irsyadul Halim pada kesempatan itu mengatakan, adanya duta Indonesia dari Baznaz pada pertemuan pemuda Asia Pasifik tersebut menjadi sebuah prestasi yang dapat membawa nama BAZNAS ke dunia internasional yang lebih luas lagi.

“Ini adalah sebuah pencapaian yang menggembirakan bagi BAZNAS. Dimana selain berjuang untuk menyalurkan dan mengelola zakat, BAZNAS masih mampu menghasilkan amil yang berprestasi. Tentunya ini akan semakin mengukuhkan BAZNAS di mata masyarakat karena diisi oleh orang-orang yang kredibel dibidangnya,” ucapnya.

Sementara, ke-18 orang Perwakilan Obama Foundation Leaders dari Indonesia berasal dari latar belakang pekerjaan dan bidang yang beragam mulai dari sektor publik, swasta, dan nirlaba. Mereka bekerja di berbagai isu dari pendidikan, lingkungan hidup, komunikasi dan informasi, hingga kewirausahaan.

Digelar selama lima hari, Randi akan mengikuti serangkaian kegiatan yang akan dihadiri langsung oleh mantan Presiden Amerika Serikat yang juga sekaligus pendiri program, Barack Obama dan Michelle Obama.

Selain itu hadir pula tokoh-tokoh insipratif dunia seperti, Wakil Menteri Perempuan, Keluarga, dan Pembangunan Komunitas Malaysia, YB Hannah Yeoh, Pendiri Air Asia Tan Sri Dr. Tony Fernandes, Direktur Hubungan Eksternal Green Climate Fund, Dr. Oyun Sanjaasuren, dan pendiri Allbirds Tim Brown. (indra)