BAZNAS salurkan Donasi BP Jamsostek Kepada Pekerja Rentan Senilai Rp 258,5 Juta

0
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto (dua kanan) menyerahkan donasi secara simbolis langsung kepada Direktur Utama BAZNAS, M Arifin Purwakananta di sela penyerahan medali bagi para peserta lari marathon HUT ke-42 BP Jamsostek di Jakarta, Minggu (15/12/19). (Suarakarya.co.id/ist)

JAKARTA (Suara Karya): Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan donasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) yang diperoleh dari penjualan tiket kegiatan lari marathon senilai lebih kurang Rp 258,5 juta.

“Ini, akan disalurkan untuk memberikan bantuan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan,” kata Dirut Baznas Arifin Purwakananta di sela penyerahan hadiah Relay Marathon BPJAMSOSTEK yang diselenggarakan di Kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (15/12/2019).

Secara simbolis, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto, menyerahkan donasi tersebut langsung kepada Direktur Utama BAZNAS, M Arifin Purwakananta di sela penyerahan medali bagi para peserta lari marathon HUT ke-42 BP Jamsostek pada acara tersebut.

Arifin menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen BPJamsostek dalam memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan. Sehingga kerjasama yang telah berlangsung satu tahun ini berlanjut pada momentum HUT ke-42 perusahaan yang disemarakkan dengan event lari berbagai kategori.

“Pekerja rentan yang dimaksud dalam kerjasama Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan BPJAMSOSTEK dan BAZNAS ini yakni pekerja bukan penerima upah (BPU) yang dikategorikan sebagai Mustahik (golongan yang berhak menerima dana zakat),” katanya.

Menurut Arifin, pekerja rentan saat ini sebagian besar berada dibawah garis kemiskinan. Mereka berusaha secara mandiri tanpa memperoleh penghasilan upah yang jelas. Untuk itu perlu penanganan segera untuk mendukung mereka dari keterpurukan ekonomi.

Selain itu, tambahnya pemberian bantuan kepada pekerja rentan juga akan menyasar kepada golongan penggangguran yang pada Agustus 2019 lalu tercatat mencapai 7,05 juta orang.

“Ini sebuah kolaborasi yang baik antara dua badan milik negara yakni BPJamsostek sebagai penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja dan BAZNAS sebagai badan penghimpunan dan penyaluran zakat,” ujarnya.

Direktur Utama BPJamsostek, Agus Susanto mengatakan, acara BPJamsostek Relay Marathon bertujuan mengajak masyarakat dan khususnya para pekerja untuk tetap menjaga keseimbangan waktu bekerja dengan terus berolahraga di sela-sela kesibukkan pekerjaannya. Selain itu event ini juga dijadikan media sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial.

Ia juga mengajak para peserta lomba untuk berdonasi karena seluruh biaya registrasi yang terkumpul akan disumbangkan untuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan melalui BAZNAS.

“Kami mengucapkan terima kasih atas animo yang luar biasa dari seluruh peserta, karena dalam waktu beberapa hari saja hampir semua kategori sudah habis terjual sejak pendaftaran dibuka pada tanggal 16 November lalu,” kata Agus.

Sebelumnya pada 2018, BAZNAS dan BPJamsostek juga telah melakukan kesepakatan dengan membantu memberikan perlindungan bagi para pekerja rentan yang tertuang dalam Perjanjian Kerjasama (SPK). (indra dh)