BEI Surakarta Bidik Mahasiswa Jadi Investor

0
Perpanjangan kerja sama BEI Surakarta dengan Unisri (Foto: dokumentasi BEI)

SOLO (Suara Karya): Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta terus mendorong pertumbuhan investor dari kalangan mahasiswa melalui jalinan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.

“Untuk kalangan mahasiswa sendiri pada tahun ini lebih dari 2.000 investor se-Soloraya,” kata Kepala BEI Surakarta M Wira Adibrata di Solo, Selasa (4/12/2018).

Ia mengatakan dengan tambahan tersebut, hingga Oktober lalu jumlah investor BEI di Surakarta yang membawahkan Soloraya sebanyak 5.615 investor.

“Angka ini meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dengan jumlah investor tahun lalu sebanyak 3.165 investor,” katanya.

Adapun, untuk terus meningkatkan ketertarikan mahasiswa menjadi investor di BEI, pihaknya aktif menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, salah satunya Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.

Setelah melakukan kerja sama selama tiga tahun, pihaknya dan PT Phintraco Sekuritas memutuskan memperpanjang kerja sama pemasyarakatan dan edukasi pasar modal dengan Fakultas Ekonomi Unisri Surakarta.

“Kerja sama yang kami jalin selama tiga tahun berjalan bagus. Mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas sangat aktif bisa bersinergi dengan kami. Komitmen untuk mendorong optimalisasi Galeri Investasi sebagai sarana bertransaksi saham juga sangat baik,” katanya.

Sementara itu, untuk memperluas kerja sama, dikatakannya, saat ini sedang dalam proses penyelesaian dokumen dengan STIE Atma Bhakti bekerja sama dengan PT Phintraco Sekuritas dan Universitas Sahid Surakarta bekerja sama dengan PT MNC Sekuritas.

Ia mengatakan kerja sama tersebut menambah jumlah kampus yang saat ini sudah digandeng BEI dalam rangka memasyarakatkan pasar modal. Menurut dia, hingga saat ini sudah ada 12 kampus yang bekerja sama dengan BEI.

Wira mengatakan beberapa kampus tersebut di antaranya FEB UNS bekerja sama dengan Mandiri Sekuritas, Fakultas Hukum UNS bekerja sama dengan Dana Reksa Sekuritas, IAIN dengan Dana Reksa Sekuritas, UMS dengan First Asia Capital, Univet Sukoharjo dengan MNC Sekuritas, dan Uniba dengan UOB Kahyan. (Budiono Tejaumbaran)