BI Edarkan Rp 1,6 Miliar Uang Baru di Kepulauan Seribu

0

JAKARTA (Suara Karya): Bank Indonesia (BI) mengedarkan Rp 1,6 miliar uang baru di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Senin (27/9/2022). Kegiatan ini sebagai bentuk clean money policy BI, dimana uang rusak atau lusuh yang beredar di masyarakat bisa ditukarkan dengan yang baru.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Ameriza M. Moesa mengatakan, BI diberikan amanat mengedarkan rupiah di seluruh negara kesatuan Indonesia. Dengan pengedaran itu, ditargetkan tersedianya uang rupiah dalam jumlah cukup, dalam denomenasi sesuai kebutuhan dan kondisi laik edar.

“Nah salah satu kegiatan yang kita lakukan hari ini adalah membuka kas keliling. Jadi BI langsung menjangkau ke masyarakat,” kata Ameriza di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Senin (26/9/2022).

Menurut Ameriza, penyalurannya langsung ke masyarakat yang jangkauannya hingga pulau-pulau terluar, terkecil, terdepan. “Kami boasa mengistilahkannya dengan 3T,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk menarik minat masyarakat melakukan penukaran uang, BI sengaja membawakan mereka uang keluaran baru dengan tahun emisi 2022.

Untuk itu BI terus melakukan sosialisasi dan menggaungkan cinta bangga paham rupiah kepada masyarakat.

“Karena, dengan mereka cinta dan kenal rupiah maka uang itu akan merek merawat. Karena banyak masyraakat kurang friendly dengan rupiah, ujarnya.

Diharapkan dengan ini masyatakat lebih bisa merawat uang. Kita ingin masyatakat bangga dengan rupaiah khusunya yg baru.

Ameriza mengklaim uang emisi 2022 terlihat lebih colour full, lebih menarik, ukurannya berbeda setiap agar tuna netra mudah membedakan. Karena semakin kecil pecahan semakin kecil pula ukuran uangnya.

Kegiatan sosialisasi keliling di Jabodetabek kata dia, tahun ini BI telah melakukan kas keliling sebanyak 150 kali.

“Setiap kas kwliling dibarengi sosialisasi. Kami rencanaya kita akan cari lokasi yang jauh lagi. Yang lebih terpencil. InshaAllah akan kami lakukan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Anggota Komisi XI DPR Kamrussamad mengatakan, Kegiatan sosialisasi dan penukaran uang baru ini merupakan agenda bagus dan harus rutin diadakan oleh BI.

“Jadi poinnya BI bukan hanya.mengedarkan uang baru, tetapi juga memberi pesan kepada masyarakat kalau mereka harus.mencintai rupiah,” katanya. (Bayu)