BI-Hebitren Kolaborasi Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

0

JAKARTA (Suara Karya): Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Provinsi DKI Jakarta mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui penguatan konsolidasi, kolaborasi dan sinergi dengan kementerian/lembaga, BUMN/BUMD, swasta nasional dan stakeholder lainnya.

Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Onny Widjanarko mengatakan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui pondok pesantren dan UMKM syariah telah mampu mendukung proses perbaikan ekonomi yang tercermin pada pertumbuhan sektor prioritas halal value chain yang terus bergerak dalam fase recovery dan sejalan dengan perbaikan ekonomi nasional.

“Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta berkomitmen memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah bagi pelaku usaha syariah sektor halal value chain melalui pemberdayaan digitalisasi serta penguatan sinergi kelembagaan,” kata Onny pada acara pembukaan Business Matching Hebitren se-Jawa dan Lampung di Pondok Pesantren Minhajurrosyidiin, Jakarta Timur, Selasa (13/9/2022). .

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Seychelles, Nico Barito mendukung peran Hebitren dalam pengembangan ekonomi nasional pada sektor halal value chain melalui ekspansi di pangsa mancanegara yang dapat dimulai melalui expo di Seychelles dengan tingginya tingkat permintaan wisatawan terhadap produk-produk halal value chain. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong ekspansi produk-produk pondok pesantren yang berkualitas dan penetrasi di pasar mancanegara.

Serta, Direktur Pendidikan Dhiniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia, Waryono turut serta mendorong implementasi digitalisasi di pondok pesantren dan UMKM syariah agar mampu mendorong efisiensi transaksi ekonomi yang juga berdampak pada pemberdayaan UMKM agar semakin mampu bersaing dan meningkatkan keberdayaan ekonomi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Pada kegiatan tersebut, dalam rangka meningkatkan kapasitas kemandirian Pondok Pesantren, juga direalisasikan kerjasama antara lain:
1. Hebitren DKI Jakarta dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia untuk pengembangan toko retail pesantren
2. Hebitren DKI Jakarta dengan Pegadaian Syariah untuk pengembangan agen pegadaian syariah
3. Hebitren DKI Jakarta dengan Hebitren se Jawa untuk kerjasama pemasaran produk pesantren.

Lebih lanjut dia memgungkapkan, pangsa sektor prioritas halal value chain terhadap perekonomian nasional terus meningkat di tengah pemulihan ekonomi nasional.

Dalam lima tahun terakhir, akselerasi sektor unggulan ekonomi syariah difokuskan pada sektor makanan halal dan fesyen muslim. Secara keseluruhan, pangsa sektor prioritas halal value chain menopang 25% lebih dari ekonomi nasional.

Selain itu, sektor pertanian masih merupakan sektor dengan kontribusi terbesar pada sektor unggulan halal value chain, diikuti oleh sektor makanan halal, pariwisata ramah muslim, dan fesyen muslim. Serta, pertumbuhan sektor pariwisata ramah muslim juga menunjukkan perbaikan kinerja seiring dengan percepatan program vaksinasi dalam memasuki tahap kenormalan baru.

Hal ini juga sejalan dengan percepatan pembangunan dan revitalisasi kawasan-kawasan wisata untuk mendukung pengembangan potensi kepariwisataan dan ekonomi kreatif. (Bayu)