BI Jakarta Tahun Ini Targetkan 19 Pasar Tradisional Gunakan QRIS

0

JAKARTA (Suara Karya): Bank Indonesia (BI) Perwakilan DKI Jakarta, menarget tahun ini bisa mengimplementasi penggunaan Qick Respon Code Indonesian Standard (QRIS) di 19 pasar tradisional di Jakarta. Untuk itu, BI telah menggandeng beberapa perusahaan penyedia jasa pembayaran (PJP) untuk mengimplementasikannya.

Kepala Devisi Perizinan dan Implementasi Sistem Pembayaran BI Jakarta Yufrizal, mengungkapkan 19 pasar yang dimaksud tersebar di seluruh Jakarta, seperti Pasar Asemka , Rawa Belong, Glodok, Grogol, Jatinegara, Jembatan Merah, Kedoya, Kenari, Koja Baru, Kopro, Kramat Jati, Mangga Dua, Pasar Minggu, dan Muara Angke.

Dikatakan Yufrizal, merchant yang menyediakan transaksi QRIS sangatlah beragam, mulai dari penyedia bahan pangan, barang elektronik, perhiasan, hingga toko bunga. “Peminat QRIS semakin luas. Makanya setiap tahun angka pengguna dan penyedia QRIS terus bertambah,” kata Yufrizal di Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Menurut dia, saat ini penggunaan transaksi dengan uang tunai sudah mulai banyak ditinggalkan masyarakat. Bahkan tidak jarang pembeli batal melakukan transaksi akibat sulit atau lamanya pelayanan, hanya untuk mencari uang kembalian.

“Transaksi dengan menggunakan uang tunai juga sering merugikan pembeli. Karena sering terjadi pembulatan nilai transaksi menjadi lebih besar. Contohnya, harga barang Rp 2.500, karena tidak ada uang kembalian Rp 500, tidak jarang transaksi dibulatkan menjadi Rp 3.000. Ini tentunya sangat merugikan pembeli,” katanya.

Dengan QRIS lanjut Yusfrizal, nilai transaksi tidak akan mungkin bertambah apalagi berkurang. Karena pembayaran akan ditransaksikan sesuai besarean nilai barang yang dibeli. “Jadi sampai nilai rupiah terkecilpun masuk dalam transaksi, dan tidak ada pembulatan,” katanya.

PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) mencatat jumlah merchant QRIS di wilayah provinsi DKI Jakarta, per 18 Maret 2022, terdapat 3,4 juta merchant atau sebesar 20,4% dari capaian nasional (16,1 juta merchant) . Capaian tersebut menunjukkan bahwa penetrasi penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran oleh masyarakat DKI Jakarta semakin meluas.

Sementara itu, Divisi Head Merchant Business Bank Permata, Vivi Budijanto mengatakan, pihaknya mendukung program digitalisasi layanan keuangan di Indonesia yang diinsiasi Bank Indonesia.

“PermataBank juga sudah dan akan terus memberikan solusi cashless melalui fitur PermataQR dengan melakukan perkenalan dan edukasi berkelanjutan implementasi pembayaran digital QRIS kepada pedagang di Pasar Rawa Belong. “Sudah dilakukan mulai tanggal 10 Januari hingga 20 Maret 2022 dengan puncak acara pada tanggal 31 Maret 2022,” kata Vivi. (Bayu)