BI Jamin Uang yang Dikeluarkan Bebas Covid-19

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Bank Indonesia (BI) menjamin uang receh yang dikeluarkannya terbebas dari paparan Covid-19, dan layak diterima masyarakat, khususnya saat penukaran menjelang hari raya Lebaran 1441 Hijriah.

Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Hamid Ponco Wibowo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp 157,96 triliun untuk kebutuhan Ramadan atau Lebaran tahun 2020. Dari jumlah tersebut, dialokasikan sebesar Rp 38 trilliun untuk masyarakat di kawasan Jabodetabek.

“Jumlah uang tunai layak edar yang disediakan BI di tahun 2020 lebih kecil dibandingkan uang yang disiapkan untuk penukaran uang pada tahun 2019 sebesar Rp 217 triliun,” kata Ponco kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Diungkapkannya, untuk tahun ini, penukaran uang tidak akan digelar di ruang-ruang publik seperti tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, sebelum merebak pandemi Covid-19, penukaran uang kecil untuk kebutuhan Lebaran dilakukan di Monas, Jakarta Pusat.

Menurut Ponco, setiap Lebaran masyarakat banyak yang meminta penukaran uang kecil. Tetapi, kali ini penukaran uang kecil akan dilakukan di loket-loket bank nasional maupun swasta. Kebijakan ini diberlakukan untuk memitigasi penyebaran Covid-19. Ada sekitar 3.742 kantor cabang perbankan yang tersebar di seluruh Indonesia. Khusus di kawasan Jabodetabek sendiri, penukaran uang tersedia di 344 kantor cabang perbankan.

“Jadi kita kerja sama dengan perbankan. Nanti perbankan akan membuka loket penukaran uang,” kata Ponco.

Dalam proses penukaran uang di perbankan, Hamid Ponco Wibowo menegaskan tetap akan memperhatikan protokol kesehatan dan physical distancing. Yakni mulai dari wajib menggunakan masker, menjaga jarak aman, pengukuran suhu dan penyediaan hand sanitizer. “Selalu tetap memperhati kan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya. (Warso)