BPJS Kesehatan Jakbar Gencarkan Pemanfaatan Antrean Online via Mobile JKN

0

JAKARTA (Suara Karya): BPJS Kesehatan Jakarta Barat (Jakbar) saat ini tengah menggencarkan optimalisasi pemanfataan   intregrasi sistem antrean online melalui aplikasi Mobile JKN dengan sistem antrean FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut) di wilayah tersebut.

Demikian dikemukakan Kepala Bidang Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan (PMR) BPJS Kesehatan Cabang Jakbar, Fahria Syawal dalam rapat dengan sejumlah FKRTL di wilayah Jakarta Barat, secara daring, Jumat (23/9/22).

Pemanfaatan antrean online ini, menurut Fahria, selain akan meningkatkan kepuasan peserta JKN-KIS dengan memudahkan untuk memastikan waktu tunggu dan waktu layanan pasien pasien di FKRTL sehingga tidak terjadi penumpukan pasien di FKRTL yang berdampak reputasi rumah sakit semakin bagus.

“Karena pasien bisa memperoleh antrian dari rumah, dan menentukan kapan ke FKRTL serta memilih dokter dan mengubah jadwal sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

Karena itu, Fahria meminta agar FKRTL benar-benar serius dalam pemanfaatan penerapan antrean online via Mobile JKN yang terintegrasi dengan system FKRTL tersebut. Rangkaian antrian online meliputi waktu pelayanan administrasi, waktu konsultasi dan pemeriksaan oleh dokter sampai dengan pasien memperoleh obat. Sehingga diketahui secara pasti rata-rata waktu tunggu dalam setiap antrean.

Penambahan beberapa fitur baru pada aplikasi Mobile JKN, antara lain, pengambilan antrean berdasarkan rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer (FKTP) ke FKRTL, rujukan internal, kontrol ulang dan rujukan FKRTL.

Selain itu ada fitur baru di Mobile JKN terkait pengiriman identitas bagi pasien baru yang belum memiliki rekam medis. Selain ada juga fitur check in ketika pasien sudah sampai di fasilitas kesehatan. Fitur tersebut untuk mengkonfirmasi kehadiran pasien dan sebagai ‘trigger’ awal waktu tunggu pasien.

Ditambahkan, antrean online Mobile JKN juga mampu menampilkan sisa antrean per peserta yang berfungsi utuk melihat sisa antrean terkini di FKRTL serta fitur pembatalan antrean yang telah dilakukan berdasarkan parameter kode booking.

“Kami harap FKRTL yang sudah optimal menerapkan pemanfaatan antrean online yang terintegrasi via Mobile JKN,  saat ini  yang menjadi focus optimalisasi pemanfaatan  untuk antrean online lewat Mobile JKN terintegrasi  adalah RSUD Taman Sari Jakarta Barat. Pihak rumah sakit menyatakan mereka siap menjalankan sistem baru tersebut mulai Senin (26/9/22).

RSUD Taman Sari berharap tidak terjadi masalah dalam urusan teknis. Sebagai langkah antisipasi, pihak rumah sakit telah menyiapkan tim IT khusus yang akan berjibaku untuk memperbaiki kendala.

“Sistem antrean online ini bisa berjalan optimal bukan hanya BPJS Kesehatan dan FKRTL tetapi yang terpenting adalah dari pasien dan keluarganya untuk menggunakan agar bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Fahria menandaskan. ( Tri Wahyuni)