BPJS Kesehatan Sempurnakan Aplikasi P-Care Vaksinasi Covid-19

0

JAKARTA (Suara Karya): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan beberapa perubahan dalam aplikasi P-Care Vaksinasi Covid-19. Penyempurnaan itu dilakukan menyesuaikan perkembangan yang terjadi di lapangan.

“Beberapa perubahan dalam aplikasi P-Care Vaksinasi Covid-19 sesuai masukan dari Kementerian Kesehatan, berdasarkan perkembangan yang terjadi di lapangan,” kata Dirut BPJS Kesehatan, Fachmi Idris saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga medis di Puskesmas Merdeka Palembang, Rabu (20/1/21).

Dalam siaran persnya, Fachmi menjelaskan, seluruh data peserta maupun calon peserta vaksinasi yang dibuatkan tiketnya oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) kini bisa dibaca melalui aplikasi P-Care Vaksinasi Covid-19.

Aplikasi itu, lanjut Fachmi, juga sudah bisa melakukan entry pada tanggal yang berbeda dengan tanggal registrasi yang dibuat KPCPEN. Selain melakukan peng-entry-an, meski melebihi kapasitas dari aplikasi P-Care Vaksinasi yang digunakan Dinas Kesehatan.

“Penyempurnaan dilakukan terhadap aplikasi P-Care Dinas Kesehatan. Mereka kini bisa melakukan perubahan data kapasitas dan penjadwalan layanan di fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Fachmi juga menerangkan kebijakan pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan. Katanya, seluruh tenaga kesehatan yang terdata dan tervalidasi di Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) Kementerian Kesehatan juga didaftarkan di Pusat Data KPCPEN. Seluruh data tersebut dapat dibaca di aplikasi P-Care Vaksinasi.

“Bagi tenaga kesehatan yang datanya belum valid atau belum terdaftar, maka pimpinan faskes bisa memasukkan datanya ke aplikasi SISDMK. Jika ditemukan data tidak valid di Aplikasi P-Care Vaksinasi, maka tenaga kesehatan harus memperbarui datanya ke SISDMK terlebih dulu sebelum memperoleh vaksinasi,” ucapnya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Merdeka Palembang, Fachmi menambahkan, prosesnya berjalan lancar. Di Puskesmas Merdeka sendiri, saat ini tersedia 29.000 vial vaksin Covid-19 untuk 14.000 tenaga kesehatan di seluruh kota Palembang yang sudah terdata.

Sebagai informasi, aplikasi P-Care Vaksinasi Covid-19 merupakan bagian dari Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19 yang dikembangkan BPJS Kesehatan untuk mendukung proses pencatatan dan pelaporan pelayanan vaksinasi di fasilitas kesehatan.

“Ada 13.573 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia yang terintegrasi dengan P-Care Vaksinasi. Data hasil input juga langsung terintegrasi pada tabulasi dan dashboard KPC-PEN,” tuturnya.

Adapun pengaturan jadwal pelaksanaan vaksinasi dan kapasitas layanan dilakukan oleh pimpinan fasilitas kesehatan. Untuk mempermudah dan mempercepat proses pendataan, pelayanan vaksinasi dapat dilakukan di fasilitas kesehatan lain, bukan tempat tenaga kesehatan bekerja.

“Vaksinasi tahap pertama diprioritaskan untuk tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas kesehatan. Ini adalah langkah perlindungan bagi mereka selaku garda terdepan bangsa dalam melawan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Fachmi mengemukakan, tahap kedua vaksinasi akan dilaksanakan pada April 2021 hingga Maret 2022. Meski sudah divaksinasi, ia berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan demi melindungi diri, keluarga dan orang-orang sekitar. (Tri Wahyuni)