Bulog Bangun Gudang Penyimpanan Holtikultura Rp 25 Miliar

0

BREBES (Suara Karya): Perum Bulog membangun gudang penyimpanan produk holtikultura dengan menggunakan teknologi CAS ( Control Atmosphere Storage). Pembangunan gudang berteknologi tinggi yang menelan investasi Rp 25 miliar ini bisa menjadikan produk pertanian tersebut menjadi lebih tahan lama.

“CAS bisa meminimalisasi pembusukan pada produk pertanian. Dari waktu 3 bulan penyimpanan, hanya sekitar 10 persen saja yang mengalami pembusukan,” kata Kepala Divisi Regional Bulog Jawa Tegah, Mentoba Sugit T Mulyono kepada wartawan, di Brebes, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019).

Menurutnya, teknologi CAS dapat menjadikan produk pertanian khususnya  bawang merah, bawang putih, cabe, tomat ‘’mati suri”.

Dia menjelaskan, di dalam meain CAS nantinya terjadi pengkondisian udara yang mengontrol kadar kelembaban, oksigen,karbondioksida,nitrogen dan ethtlene. Secara umum sarana penyimpaan dengan memanfaatkan teknologi ini mampu menghambat lanjut pematangan produk pertanian tersebut, sehingga saat komoditas hortikultura tersebut dikeluar dari gudang tetap segar.

Namun sayangnya kata Mentoba, petani belum  terbiasa memanfaatkan model gudang seperti ini untuk menyimpan hasil panen dan lebih tertarik menjual langsung.

Terkait dengan itu, Bulog akan terus melakukan sosialisasi penggunaan gudang modern  yang menggunakan teknologi CAS tersebut kepada para petani.

Untuk itu, selain melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah, Bulog berencana membangun lebih banyak lagi gudang bawang merah berteknologi CAS.  Harapannya kedepan tidak ada lagi gejolak kenaikan harga maupun kelangkaan khususnya bawang merah.

Sementara itu, Kepala Divisi Pergudangan Persediaan dan Angkutan Perum Bulog Mokhamad Suyamto mengatakan, bawang merah yang disimpan di gudang CAS juga dapat digunakan untuk mengantisipasi tingginya harga bawang merah.

“Saat kita beli kita simpan di CAS. Saat harganha tinggi di pasar kita keluarkan dari CAS,” ucap Suyamto.

Untuk diketahui, gudang CAS yang dibangun di Brebes merupakan proyek percontohan, yang terdiri dari 20 kopel dan kapasitas  setiap kopelnya mampu menyimpan sebanyak 13 ton bawang dengan kondisi masih ada dunnya. Tetapi bila  sudah  dalam  kondisi rogol atau tidak ada rambut/daun, mampu menampung sebanyak 15-16 ton per kopel.

Dalam waktu dekat, bawang merah yang disimpan di gudang CAS Brebes Perum Bulog dipastikan akan segera dijual. Mentoba menargetkan setelah penyimpanan selama ini, bawang merah di gudang tersebut akan dijual pada 23 Mei 2019. (Pramuji)