Bulog Klaim Mampu Amankan Kebutuhan Pangan Tak Terduga

0
suarakarya.co.id/Dok Humas Bulog

JAKARTA (Suara Karya): Perum Bulog memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tak terduga, sekaligus meminta seluruh jajaran mewaspadai kondisi tersebut, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan pangan, khususnya beras dan kebutuhan pangan lainnya.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok beras dan kebutuhan pangan lainnya yang menjadi tanggung jawab Bulog untuk bisa selalu tersedia di masyarakat.

““Tidak ada masalah, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba. Kami akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut,”” kata Buwas melalui siaran persnya di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu juga mengatakan pihaknya sedang melakukan kunjungan marathon ke gudang-gudang beras di seluruh Indonesia, terutama tujuh daerah sentra produksi beras di Indonesia untuk memastikan ketersediaan pasokan betul-betul tersedia.

Selain itu kata Buwas, Bulog juga memastikan seluruh jaringan yang bekerja sama sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara online maupun offline, juga outlet-outlet milik Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan retail modern yang ada.

““Jangan lupa, Bulog sendiri sudah memiliki sistem penjualan secara online yaitu PANGANANDOTCOM yang akan memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pembelian kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat,” kataynya.

Diketahui, PANGANANDOTCOM sudah bisa digunakan masyarakat di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Jogja, Makassar dan Medan melalui aplikasi Shopee (https://shopee.co.id/panganandotcom). Pangan yang dibeli melalui PANGANANDOTCOM akan diantar langsung ke rumah pembeli sehingga akan mempercepat dan memastikan pendsitrubusian beras langsung diterima oleh masyarakat.

Dari data Bulog tercatat, hingga saat ini stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia mencapai 1,7 juta ton dari total kapasitas gudang yang tersedia sebesar 3,8 juta ton. Ketersediaan stok beras akan terus bertambah mengingat akan memasuki musim panen raya sehingga pasokan beras betul-betul aman tersedia bagi kebutuhan masyarakat dalam situasi apapun. (Pramuji)