Cegah Covid-19, Peserta Disarankan Akses Layanan lewat Mobile JKN

0

JAKARTA (Suara Karya): Guna mencegah penularan virus corona (covid-19), layanan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa diakses secara online lewat Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center dengan nomor telepon 1500400.

“Mulai 17 Maret 2020, beberapa layanan yang biasanya dilakukan di kantor cabang dan kantor kabupaten/kota sudah dialihkan ke aplikasi Mobile JKN,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf dalam siaran pers, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Dengan adanya pengalihan pelayanan, lanjut Iqbal, masyarakat semakin diuntungkan. Yang sebelumnya harus berkendara ke kantor BPJS Kesehatan, layanan tersebut dapat diselesaikan secara online lewat telepon genggam.

“Prosesnya jadi lebih efisien dari segi waktu, uang dan tenaga. Peserta diuntungkan lewat layanan baru tersebut,” tegasnya.

Disebutkan, jumlah peserta yang telah mendaftar ke Mobile JKN hingga Kamis (19/3/20) tercatat ada 8.189.073 orang. Hasil observasi menunjukkan layanan yang paling banyak diakses peserta adalah mengubah lokasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dari tempat peserta JKN-KIS terdaftar, selain penggantian alamat peserta dan perubahan kelas rawat peserta.

“untuk akses terhadap BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, merujuk pada data per 1-16 Maret 2020 diketahui rata-rata ada 4.321 penelepon setiap harinya. Saat layanan dialihkan per 17 Maret, jumlah penelpon bertambah menjadi 5.872 orang per hari,” tuturnya.

Iqbal menambahkan, layanan yang dialihkan ke Mobile JKN yaitu pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) serta penggantian kartu hilang. Untuk BPJS Kesehatan Care Center, layanan yang dialihkan adalah penambahan anggota keluarga PBPU dan BP, serta perubahan identitas peserta non Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Untuk perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) non peserta PBI, serta perubahan kelas rawat peserta PBPU dan BP dapat dilakukan melalui dua akses yaitu aplikasi Mobile JKN maupun BPJS Kesehatan Care Center 1500 400,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Iqbal, BPJS Kesehatan juga membuka kanal informasi dan tanya jawab bagi masyarakat melalui media sosial seperti Twitter, Facebook dan Instagram. Masyarakat dapat mengajukan pertanyaan dan pengaduan melalui media sosial tersebut tanpa batasan waktu.

“Intinya, layanan BPJS Kesehatan baik melalui digital seperti Mobile JKN atau media sosial, maupun datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan, standar mutu layanannya tetap sama,” ujarnya.

Namun, Iqbal menambahkan, saat kondisi wabah covid-19 seperti ini, peserta disarankan untuk mengakses Mobile JKN saja guna menghindari kontak langsung dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kami tetap siap memberikan pelayanan prima bagi seluruh peserta JKN-KIS dan masyarakat luas. (Tri Wahyuni)