Darmo Optimis POPNAS Berjalan Lancar

0
Kabid Asdep Olahraga Prestasi Kemenpora, Darmo Susilo. (suarakarya.co.id/istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Pembinaan atlet usia pelajar harus digalakkan dan mendapat tempat untuk mengadu prestasi yang dimiliki. Guna memenuhi semua itu, maka Kemenpora siap menggelar Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) yang sebelumnya batal digelar di Papua.

“Sebagai tuan rumah penyelenggara, Kemenpora akan mempertandingkan 11 cabang olahraga. Sedang dua cabang lagi yaitu taekwondo dan tarung derajat dilaksanakan induk organisasinya masing-masing,” tegas Kabid Asdep Olahraga Prestasi Kemenpora, Darmo Susilo di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, POPNAS merupakan multi event pelajar yang harus digelar dua tahun sekali sebagai ajang pembibitan dan pembinaan atlet ditingkat sekolah. Dengan begitu sudah seharusnya dipertandingkan, meski Papua yang ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksana sebelum PON XX digelar menyatakan mengundurkan diri.

Darmo Susilo melanjutkan, POPNAS yang digelar mulai 16 – 25 November 2019 dipertandingkan dibeberapa tempat di Kawasan DKI Jakarta. Namun dua cabang yaitu taekwondo diserahkan pada cabangnya untuk dipertandingkan. Sedang tarung derajat dipeetandingkan di Bandung.

Jabar sebagai pendiri dan cikal bakal olahraga tarung derajat, induk organisasinya meminta agar dipertandingkan di Bandung. Kendati begitu, perhitungan medali tetap disamakan dalam klasemen terakhir.

Darmo optimis, pwnyelenggaraan POPNAS di Jakarta berjalan lancar, meski waktu persiapan sempit setelah menjadi pengganti Papua. Semua itu terpantau dengan fasilitas yang ada di kawasan olagraga di DKI Jakarta.

“Hal itu yang membuat kami semakin yakin POPNAS berjalan sesuai harapan, dengan fasilitas dan dana yang disesuaikan agar penyelenggaraan POPNAS bisa meraih dwi sukses yaitu sukses sebagai tuan rumah pelaksana dan prestasi atlet meningkat,” tambah.Darmo.lagi. (Warso)