Dede Dukung Lomba Lari “Golden Run”

0
Kapanpel Golden Run, Muhajir Manan menjelaskan, lomba yang akan digelar sudah mencapai 1.700 peserta yang daftar. (Suarakarya.co.id/Warso)

JAKARTA (Suara Karya): Pelari nasional asal DKI Jakarta, Dede Herawati mendukung penuh terselenggaranya Lomba lari yang bertajuk Bangun Tjipta “Golden Run” yang digelar 20 Januari 2019. Dengan event yang memberikan hadiah cukup besar ini diharapkan muncul bibit-bibit pelari yang berbakat di Indonesia.

“Banyaknya event lari seperti ini dapat membangkitkan kawala muda tampil didalamnya. Dengan, begitu para atlet pemula mempunyai wadah dalam menuangkan latihannya dalam lomba untuk meraih juara ,”tegas Dede di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Menurut Kapanpel lomba, Muhajir Manan, lomba lari kali ini dipastikan menyedot ribuan peserta. Dengan, harapan dalam HUT bangun Tjipta yang ke 50 mempunyai dampak positif dalam membantu masyarakat khususnya di bidang olahraga.

“Bangun Tjipta tidak hanya berkontribusi dalam dunia pembangunan, namun juga meningkatkan prestasi atlet dan masyarakat di bidang olahraga,” jelas Muhajir Manan lagi.

Menurutnya, lomba lari 5 Km dan 10 Km ini sangat digemari para pemuda dalam menjaga kesehatan dan kebugaran. Dengan begitu, para peserta bukan saja mengejar prestasi dalam dunia olahraga, namun yang paling utama menjaga kestabilan kesehatannya.

Untuk itu lomba lari 10 Km ini digelar dengan mengambil rute mulai dari Plaza Timur, Gelora Bung Karno, melewati Tanah Abang, Jakarta Pusat dan finish di dikawasan Senayan dengan menyediakan hadiah total Rp150 juta.

Lomba lari yang dibagi beberapa kategori, sudah tentu mempertemukan para atlet nasional dan masyarakat biasa yang datang dari kawula muda. Dengan begitu, para atlet dapat membagikan ilmu pada penerusnya.

“Pertemuan atlet nasional dengan para pemuda inilah yang diharapkan muncul generasi baru yang meneruskan prestasi dimasa mendatang. Dengan harapan, muncul pelari-pelari tangguh yang dapat membela Indonesia dikancah lomba lari internasional nantinya,” tegasnya.

Menurut salah satu peserta dari Pamekasan , Madura, Uki Ruhulloh, keikutsertaan dalam lomba lari kali ini bukanlantaran hadiah yang menggiurkan. Namun yang jelas untuk menjaga kestabilan kesehatan. “Untuk hadiah nomor dua yang penting badan tetap sehat selama melanjutkan kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Pamulang,” katanya. (Warso)