Di Waiwai World Fair, Tim Seni Budaya Indonesia Pukau Warga Shizuoka

0

JAKARTA (Suara Karya): Tim seni budaya Indonesia memukau warga Shizuoka, Jepang saat tampil dalam ‘Waiwai World Fair’ (WWF) 2021 yang digelar Minggu (28/11/21). Agenda tahunan Pemerintah Shizuoka tersebut menampilkan ragam budaya berbagai negara dunia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi dalam siaran pers, Rabu (1/12/21) menjelaskan, ‘WaiWai World Fair’ sempat dihentikan selama masa pandemi. Namun, pada tahun ini kembali digelar di sepanjang kantor wali kota Shizuoka.

“Selain tampil di panggung, Indonesia mendirikan stan pameran karya seni budaya nasional. Pameran dibantu Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) Shizuoka dan para pemagang (Jisshusei) asal Indonesia yang tinggal di wilayah tersebut,” ujar Heri.

Beberapa negara yang berpartisipasi disebutkan, antara lain Nepal, Afrika Selatan, Vietnam, Maroko dan Filipina.

Heri Akhmadi didampingi istri, Nuning Akhmadi tampak berbincang sejenak dengan Wali Kota Shizuoka, Nabuhiro Tanabe. Diplomasi budaya menjadi penting dalam penguatan hubungan Indonesia-Jepang yang akan mencapai 65 tahun pada 2023.

“Hubungan ‘people-to-people’ menjadi prioritas awal dalam sebuah hubungan bilateral, sebelum berkembang ke sektor lain seperti politik atau ekonomi,” kata Heri.

Wali Kota Nabuhiro Tanabe usai menyaksikan tarian Tana Toraja, kemudian mendaulat Dubes Heri untuk tampil ke panggung. Ia menjelaskan budaya Tana Toraja yang unik, dan mengajak pengunjung untuk langsung datang ke Toraja, Sulawesi Selatan.

Dubes menyarankan agar Kota Shizuoka membangun kerja sama ‘sister city’ dengan beberapa kota di Jawa Barat seperti Bandung atau Bogor yang memiliki kesamaan geografis.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di Tokyo, Yusli Wardiatno yang juga hadir mengatakan, kerja sama dengan PPI Shizuoka, perkumpulan masyarakat, dan para Jisshusei merupakan bagian dari pembinaan terhadap generasi muda di negara akreditasi.

“Banyak potensi seni budaya yang dimiliki generasi muda Indonesia di negeri sakura ini. Kami terus mendorong mereka untuk menjadi duta bangsa dalam memperkenalkan seni budaya Indonesia yang beragam. Generasi muda harus mampu berperan dalam diplomasi budaya,” paparnya.

Selain tarian Tana Toraja, Indonesia juga menampilkan seni hadrah, Jaipong dan pencak silat.

Pengunjung yang datang ke stan Indonesia, disuguhi minuman teh khas Indonesia yakni teh melati. (Tri Wahyuni)