Didukung 16 Pengprov Maju di Munas PB ABTI, Zulfydar Siap Pimpin Bola Tangan Indonesia

0

JAKARTA (Suara Karya) : Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, S.E., M.M., merasa terpanggil dan siap memajukan prestasi bola tangan di Indonesia. Upaya memenuhi semua itu, Sekretaris DPW PAN Provinsi Kalbar ini mendaftarkan diri dalam bursa calon Ketua Umum Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia ( PB ABTI) yang akan digelar di Jakarta 23 Juli 2022.

“Saya sudah mendaftar dan menyerahkan persyaratan administrasi sebagai calon Ketua Umum PB ABTI pada Ketua tim penjaringan, Senin (17/7/2022). Semua persyaratan sudah saya lengkapi termasuk dukungan dari 16 Pengprov ABTI yang tersebar diseluruh Tanah Air,”tegas Zulfydar di Jakarta, kemarin.

Zulfydar melanjutkan, dukungan dari 16 Pengprov ABTI cukup besar, karena PB ABTI memiliki 25 Pengprov, 3 diantara sudah berakhir masa waktunya. Dengan begitu, Pengprov yang berhak memegang suara di Munas PB ABTI nanti hanya berkisar 22 Pengprov.

Melalui jumlah Pengprov yang mendukungnya, diatas kertas Zulfydar sudah memenangkan pemilihan calon Ketua Umum PB ABTI. “Dengan kata lain, menang sebelum bertempur dibanding lawan yang juga mendaftarkan menjadi calon Ketua Umum PB ABTI dalam Munas nantinya,”tegasnya.

Zulfydar bersyukur 16 Pengprov langsung memberikan kepercayaan dan siap mendukung dalam Munas nantinya. Semua itu merupakan kerjasama yang apik selama 4 tahun bersama di PB ABTI, baik saat menggelar Event Asian Games, Kejurnas maupun PON dan SEA Games. Bahkan rapat – rapat untuk membahas peningkatan prestasi atlet bola tangan di Indonesia.

Dia mengakui, menjalankan kepengurusan olahraga harus didukung kerjasama yang baik. Untuk itu dalam kepemimpinannya di PB ABTI era 2022 – 2026 akan merangkul semua stake holder baik dari Kemenpora, KONI Pusat, dan pengurus daerah yang ada diseluruh Tanah Air.

Begitu juga memfokuskan terlaksananya PON XXI tahun 2024 dengan baik dan lancar di Aceh. Bahkan pelaksanaan PON XXI nanti pesertanya bisa bertambah agar mampu melahirkan prestasi atlet yang handal dan seoptimal mungkin. (Warso)