Didukung Platform Social Selling, Tahitian Noni Siap Gebrak Pasar Indonesia!

0

JAKARTA (Suara Karya): Minuman kesehatan dengan merek Tahitian Noni telah lama dikenal sebagai ‘super food’, karena memiliki kandungan gizi yang mampu meningkatkan kualitas hidup seseorang. Didukung platform ‘social selling’, Tahitian Noni akan kembali menggebrak pasar di Indonesia.

“Kami belum bisa menargetkan angka penjualan tahun ini. Karena produk yang kami jual ini memang berkualitas, kami optimis pasar akan terus bertumbuh,” kata President Group NewAge Inc, Mark Wilson dalam acara bertajuk ‘Dare to Dream, Regional Conference’ di Jakarta, Sabtu (30/7/22).

Hadir dalam kesempatan yang sama, Area Director Australia, New Zealand, Indonesia and Vietnam, Paula Morris; dan
Sales & Marketing Director, NewAge Indonesia, Tenri Yulia.

Sebagai informasi, NewAge Inc adalah
perusahaan produk organik dan sehat dengan kantor berbasis di Colorado, Amerika Serikat. NewAge Inc bahkan sudah go public dan tercatat di bursa Nasdaq dengan nama NBEV.

NewAge memasarkan portofolio produk yang lebih baik untuk semua konsumer, termasuk merek Tahitian Noni®, TeMana®, TeOra™, ‘Nhanced™, dan lainnya. Perusahaan mengoperasikan situs web newage.com dan sejumlah situs web merek individu lainnya.

Tenri Yulia menambahkan, NewAge Inc juga menjadi perusahaan omni-channel dengan akses ke ritel tradisional, e-commerce, direct-to-consumer dan saluran lainnya di lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Bisnis tersebut didukung 250.000 konsultan produk independen yang disebut ‘brand partner’.

“Di Indonesia sendiri, kami memasarkan dengan sisten penjualan langsung dan ‘social network marketing’. NewAge sendiri terdaftar sebagai salah satu anggota Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) dengan nama PT Morinda Independen,” tutur Tenri.

Yang menarik dari NewAge, brand partner tidak bekerja sendiri. Karena perusahaan menciptakan platform social selling, yang terhubung dengan semua negara tempat NewAge beroperasi.

“Hal itu memungkinkan bagi ‘brand partner’ untuk menjalankan bisnis di Indonesia dan dari Indonesia ke negara-negara lain,” ujarnya.

Ditambahkan, perusahaan juga membuat ‘NewAge App Share’ yaitu sebuah aplikasi untuk para brand partner agar bisa membuat jejaring menjadi lebih mudah. Karena dalam aplikasi itu terdapat materi-materi pemasaran efektif dalam perpustakaan konten yang berisi foto, video, graphics, PDFs, fact sheets yang dapat dibagikan ke berbagai media termasuk sms, email dan media sosial seperti Instagram dan Facebook.

NewAge juga menghargai kerja keras brand partners dengan membuat ‘Program Incentive Trip’ yaitu penghargaan bagi para brand partner yang telah bekerja keras dalam penjualan untuk ikut perjalanan insentif. Mereka juga bisa bertemu dengan para Top Leader lainnya dari 60 negara.

“Kami menawarkan kompensasi plan dengan sangat agresif sesuai kebutuhan brand partner di lapangan. Beberapa keunggulan yang kami miliki dalam kompensasi Plan, yaitu Multiline, Carry over, international bonus, volume mendalam tanpa batas,” kata Tenri menegaskan.

Ditanya strategi NewAge dalam memenangkan pasar, Mark Wilson menegaskan, buat produk yang bagus. Bedanya Tahitian Noni dengan produk sejenis di pasar, kandungan gizi yang ada dalam produk tersebut. Buah noni atau mengkudu ditanam di lahan yang terjaga alamnya, minim polusi dan masalah lingkungan lainnya.

“Itulah yang membedakan khasiat noni dari Tahiti dengan banyak negara lainnya. Kami telah melakukan riset menggunakan Noni dari 30 negara, dan yang terbaik dari Tahiti. Karena itu, kami langsung kembangkan mulai dari pertanian hingga pengemasan produk di tempat yang sama. Sehingga terjamim mutunya,” kata Mark Wilson.

Ditambahkan, NewAge Inc akan meluncurkan produk Renew dari Tahitian Noni dengan khasiat yang luar biasa. Produk tersebut memiliki kandungan yang dapat meregenerasi sel dalam tubuh, sehingga tak hanya membuat sehat tetapi juga terlihat lebih muda.

“Jika minum renew, tak saja menjadi lebih bugar tetapi juga kulit terlihat lebih bersinar. Karena sel-sel dalam tubuh terus diperbaharui saat tidur,” kata Mark menandaskan. (Tri Wahyuni)